Gubernur Sulut Sebut Karya Bakti Skala Wujud Kepedulian TNI AD kepada Rakyat
- 15 Jul 2026 12:47 WIB
- Manado
RRI.CO.ID,Talaud – Gubernur Sulawesi Utara Yuluis Selvanus menegaskan pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026 bertema "Bakti TNI AD untuk Rakyat dalam Rangka Menguatkan Ketahanan Wilayah yang dilaksanakan Kodam XIII Merdeka di Kepulauan Talaud dan Sangihe" merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Gubernur juga mengapresiasi keterlibatan Universitas Sam Ratulangi yang mengikutsertakan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor untuk membangun daerah.
Menurut Gubernur, sinergi antara pemerintah, TNI, perguruan tinggi, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berfokus di wilayah perkotaan, tetapi harus menjangkau daerah kepulauan dan perbatasan yang menjadi beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe, lanjutnya, memiliki posisi strategis sekaligus potensi besar di sektor perikanan, kelautan, pariwisata, dan sumber daya alam lainnya yang perlu terus dikembangkan.
Gubernur menjelaskan, melalui Karya Bakti Skala Besar 2026 berbagai sasaran fisik akan diwujudkan, antara lain pembangunan jembatan, sumur bor, rehabilitasi rumah ibadah dan sekolah, pembangunan MCK, perbaikan rumah pompa, pembangunan jalan produksi, rehabilitasi rumah dinas tenaga kesehatan, hingga pembangunan pembangkit listrik mikrohidro.
Seluruh program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dasar, memperkuat infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Selain pembangunan fisik, Gubernur juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dikembangkan dalam kegiatan karya bakti, seperti pemanfaatan sabut kelapa dan pengembangan genteng komposit yang lebih ringan, kuat, serta ramah lingkungan.
Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pengolahan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah. Ia berharap terobosan serupa terus dikembangkan demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memperkuat kemandirian daerah.
Pada sisi lain, Gubernur menekankan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, ia menyambut baik berbagai kegiatan nonfisik yang turut dilaksanakan, seperti pembagian sembako, bakti sosial, penghijauan, penyuluhan kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan sosial lainnya. Menurutnya, kegiatan tersebut akan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, memperkuat kepedulian sosial, dan meningkatkan wawasan masyarakat.
Gubernur menegaskan bahwa Karya Bakti Skala Besar 2026 bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan masyarakat, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan kehadiran negara di tengah rakyat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, katanya, akan terus berkomitmen mewujudkan pembangunan yang merata melalui visi "Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....