Masyarakat Miangas Belum Merasakan Kemerdekaan Sepenuhnya

  • 17 Agt 2025 19:21 WIB
  •  Manado

KBRN, Talaud : Masyarakat di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote hari ini merayakan Hari Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025. (Jumat,17/08/2025)

Namun ditengah kebahagian merayakan Kemerdekaan RI ke-80, masih ada sebagian kecil masyarakat yang belum sepenuhnya merasakan kemerdekaan itu.

Salah satu bukti, masyarakat di Pulau Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara, yang berada di wilayah beranda terdepan NKRI bagian Utara berdekatan dengan Negara Filipina

Camat Miangas Olita Papalapu,S.Sos,MM mengatakan, masyarakat pulau Miangas sampai saat ini belum sepenuhnya merasakan arti kemerdekaan itu

"Kami sudah beberapa kali menyampaikan terkait sejumlah masalah yang dihadapi oleh masyarakat pulau Miangas, namun sampai saat ini belum ada tanggapan baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten. Masalah yang dihadapi masyarakat disini seperti keberadaan Guru khususnya Guru SD, Tenaga Kesehatan yakni Dokter, Transportasi dan Infrastruktur", kata Olita.

Camat Olita mengungkapkan, sudah lebih 1 tahun proses belajar mengajar di SD Negeri Miangas tidak jalan karena kondisi bangunan sudah rusak parah dan diperparah tidak ada guru.

Sementara pelayanan kesehatan juga tidak maksimal, karena tidak adanya Dokter.

"Sudah 1 tahun lebih proses belajar mengajar di SD Negeri Miangas tidak jalan karena bangunan sekolah rusak parah. Hal ini diperparah dengan Kepala sekolah dan Guru ASN yang ditempatkan tidak lagi kelihatan. Untuk pelayanan kesehatan, Dokter yang ditempatkan sudah tidak lagi muncul sampai sekarang", ungkapnya.

Untuk masalah Gedung SD yang rusak parah, aktivitas belajar mengajar untuk sementara dipindahkan ke Kantor Camat.

"Karena tidak ada guru, saya terpanggil untuk mengajar dan minta bantuan anggota Posal yang bertugas di Pulau Miangas", ujarnya.

Kalau untuk pelayanan kesehatan, sekarang ini dilayani oleh seorang perawat warga Miangas.

Selain masalah Tenaga Guru dan Medis, juga Transportasi.

"Saat ini transportasi laut di Pulau Miangas dilayani Kapal Barang, Kapal Perintis Sabuk Nusantara 70", tutupnya

Tokoh masyarakat Pulau Miangas Laling Rimpulaeng berharap, armada transportasi laut ke Pulau Miangas untuk ditambah.

"Semua permasalahan yang dialami masyarakat pulau Miangas untuk secepatnya dicarikan solusi, agar masyarakat pulau Miangas dapat merasakan kemerdekaan sepenuhnya", harapnya.

Terkait infrastruktur, dermaga di Pulau Miangas sudah hancur diterjang ombak, sehingga kapal kesulitan untuk bersandar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....