Cara Menyimpan Alpukat untuk Cegah Risiko Keracunan Makanan

  • 07 Sep 2024 19:17 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Alpukat merupakan salah satu buah yang populer karena rasa dan manfaat kesehatannya. Namun, jika tidak disimpan dengan benar, alpukat dapat menimbulkan risiko keracunan makanan.

Baru-baru ini, viral di TikTok sebuah metode untuk mempercepat pematangan alpukat. Metode yang sedang tren ini menyarankan agar alpukat dibelah menjadi dua, kemudian direndam dalam wadah berisi air dan disimpan di kulkas.

Para ahli mengungkapkan bahwa metode tersebut memang dapat mempercepat pematangan dan melunakkan buah alpukat, namun ada risiko keracunan makanan jika penyimpanan tidak dilakukan dengan benar.

Menurut laporan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) di Amerika Serikat, air yang digunakan untuk merendam alpukat berpotensi terkontaminasi bakteri dari kulit alpukat.

Dilansir dari Cleveland Clinic, menyimpan alpukat kedalam kulkas seperti yang viral di TikTok sangat buruk dan dapat membuat bakterinya lebih mudah berkembang biak.

Untuk memastikan buah alpukat tetap segar dan aman dikonsumsi, berikut adalah beberapa tips cara menyimpan alpukat yang tepat.

1. Pilih Alpukat yang Matang dengan Baik

Sebelum menyimpan alpukat, pastikan Anda memilih buah yang sudah matang. Alpukat yang terlalu matang atau rusak berpotensi menjadi sarang bakteri. Pilih alpukat yang memiliki kulit berwarna gelap dan sedikit lunak ketika ditekan dengan lembut. Hindari membeli alpukat yang memiliki bintik-bintik hitam atau kerutan.

2. Simpan di Kulkas untuk Alpukat yang Sudah Matang

Jika alpukat sudah matang, simpanlah di dalam kulkas untuk memperlambat proses pematangan lebih lanjut. Letakkan alpukat di bagian buah dalam kulkas, dan pastikan suhu kulkas berada di bawah 5°C. Penyimpanan di suhu rendah dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

3. Gunakan Pembungkus yang Tepat

Untuk alpukat yang telah dipotong, pastikan untuk membungkusnya dengan rapat menggunakan plastik pembungkus atau dalam wadah kedap udara. Oksigen dapat mempercepat proses oksidasi, yang membuat alpukat menjadi coklat dan berpotensi mengembangkan bakteri. Untuk hasil terbaik, letakkan sedikit perasan lemon atau lime pada bagian yang dipotong sebelum membungkusnya.

4. Hindari Menyimpan Alpukat di Tempat yang Lembap

Alpukat sebaiknya tidak disimpan di tempat yang lembap atau terlalu basah. Kelembapan dapat mempercepat pembusukan dan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur. Pastikan alpukat berada di tempat yang kering dan bersih.

5. Periksa Secara Berkala

Periksa kondisi alpukat secara berkala. Jika Anda menemukan bagian yang tampak membusuk atau berjamur, segera buang bagian tersebut. Konsumsi alpukat yang sudah mulai membusuk dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan keracunan makanan.

6. Jangan Menyimpan Alpukat Dalam Jangka Panjang

Alpukat sebaiknya tidak disimpan terlalu lama. Meskipun penyimpanan di kulkas bisa memperpanjang umur simpan, alpukat tetap memiliki batas waktu. Konsumsi alpukat dalam waktu 3-5 hari setelah pematangan untuk memastikan kualitas dan keamanannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....