Bagaimana Sikap Kita Menghadapi Orang Yang Manipulatif
- 07 Sep 2024 11:57 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Bersosialisasi adalah cara kita untuk bisa berkomunikasi, membina tali silahturahmi dalam pertemanan dan mencari pasangan hidup. Untuk itu penting bagi kita untuk mencari tahu beberapa sikap dan sifat yang sekiranya bisa membuat hubungan tersebut berantakan dan akan kita sesali, salah satunya adalah pribadi yang manipulatif.
Dikutip dari laman gramedia.com, agaknya tidak semua teman kita itu benar-benar menjadi teman yang cocok untuk kita, karena setiap manusia memiliki kecenderungan kecocokan satu sama lain dan tidak mungkin semuanya cocok dan dapat dijadikan teman baik. Bahkan, terkadang yang kita pikir baik ternyata tidak sepenuhnya baik dan malah mengkhianati kepercayaan kita.
Bahkan, lebih jauh lagi pada banyak kasus hubungan pasangan, hubungan mereka tidak selalu berjalan mulus dan berakhir dengan pengkhianatan karena salah satunya bermuka dua. Hubungan seperti ini seringkali disebut sebagai toxic relationship yaitu hubungan yang tidak berlangsung baik justru cenderung manipulatif dan over posesif.
Dalam melihat berbagai permasalahan hubungan diatas entah yang berasal dari hubungan pertemanan maupun hubungan percintaan yang tidak sehat dan cenderung seperti racun yang membunuh secara perlahan. Karena pada hubungan tersebut diwarnai dengan pengkhianatan serta perilaku manipulatif yang menipu satu sama lain.
Maka dari itu, untuk menghindari perilaku manipulatif pada seseorang yang tidak baik untuk diri kita sendiri ada baiknya kita memahami bagaimana sikap manipulatif tersebut dan mengetahui ciri-cirinya agar kita bisa lebih waspada dan menghindari untuk bertemu dengan orang-orang yang bersikap demikian.
Bagaimana menghadapi perilaku manipulatif
Seorang manipulator biasanya sangat menyukai panggung. Mereka mengenal orang-orang dengan baik, siapa saja yang bisa dimanfaatkan atau memiliki tingkat kepedulian yang tinggi. Kemudian mereka menarik perhatian dengan menjual kisah sedih hidup mereka dengan berbohong atau bercerita dengan gaya hiperbola.
Orang yang memiliki perilaku manipulatif tidak menyukai orang yang acuh tak acuh atau orang yang berperilaku cuek. Mereka akan menganggap orang itu membosankan. Untuk dapat menghindari perilaku tersebut kalian harus mengetahui bagaimana cara untuk menghadapi perilaku manipulatif tersebut dengan cara berikut ini:
1. Bersikap Cuek
Seorang manipulator mengharapkan hubungan yang baik dengan orang lain. Jika ditemukan tidak efektif, manipulator akan mengambil tindakan. Misalnya, teman yang manipulatif akan mengungkit kesalahan kita yang sudah lalu. Setelah kita merasa bersalah, teman kita yang manipulatif akan merasa menang.
Bisa dikatakan bahwa manipulator akan melakukan playing victim. Jika pelaku marah, abaikan saja. Jangan minta maaf. Apapun yang dilakukan pelaku, cobalah untuk menjauh darinya. Mengabaikannya akan mengakhiri kepuasan egonya.
2. Katakan Saya tidak tahu
Katakan Anda tidak tahu jika anda malas ngobrol dengan pelaku. Sebab mereka akan cenderung mengajukan pertanyaan yang sulit. Ini dilakukan untuk melihat apakah ada jarak di antara anda. Jika terlihat di sana, penyerang mungkin akan mengeksekusi ronde berikutnya.
3. Minimal interaksi
Selain mengatakan anda tidak tahu cara menyela percakapan, lebih baik tidak berinteraksi secara langsung. Pilih sarana komunikasi lain, seperti telepon, obrolan, atau email. Jika untuk pekerjaan, anda harus profesional. Jika interaksi tatap muka diperlukan, batasi interaksi atau komunikasi jika perlu.
4. Jangan jelaskan
Langkah selanjutnya untuk mengatasinya adalah tidak menonjolkan diri atau menunjukkan kelemahan. Manipulator sering memanfaatkan ini untuk keuntungan mereka di masa depan. Yang terbaik adalah memperlakukan pelaku sebagai orang asing tanpa ikatan emosional.
Jangan terlalu detail. Ingatlah bahwa anda tidak berkewajiban untuk memberikan apapun yang bersifat pribadi dengan seorang manipulator.
5. Jangan anggap enteng manipulasi
Saat anda mentoleransi sikap manipulatif ini, jangan bersikap seolah-olah bukan apa-apa. Setelah anda menerimanya, lalu mereka melakukannya, lalu mereka terus melakukannya. Katakan kepada mereka bahwa anda bingung dan sedih ketika mereka melakukan ini. Tanyakan apakah mereka ingin mengobrol?
6. Dapatkan bantuan
Jika pasangan anda tidak mau bicara, maka anda perlu meminta bantuan. Bantuan ini bisa datang dari orang terdekat anda yang bisa menjadi penengah dengan anda atau dari staf profesional, seperti psikolog. Mereka akan membantu anda berkomunikasi lebih baik dan mengelola gangguan pasangan anda.
7.Tetapkan batasan
Menetapkan batasan akan membantu menjaga pasangan anda agar tidak dimanipulasi. Triknya adalah dengan membatasi perilaku mereka. Pada awalnya mereka akan mengatakan bahwa anda jahat dan seterusnya.
Anda harus menghormati batasan yang telah anda terapkan untuk diri sendiri. Jangan ragu untuk meminta bantuan dari orang-orang di sekitar anda, terutama jika manipulator memiliki keberanian untuk melakukan kekerasan fisik. Anda berhak untuk merasakan dan merasa damai dalam suatu hubungan.
Demikian beberapa tips untuk menghadapi orang orang yang manipulatif,semoga kita tidak terjebak dihubungan yang toxic entah itu pertemanan atau hubungan percintaan,dan semoga tips ini bisa membantu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....