Tradisi Pengucapan DiMinahasa, Ungkapan Syukur atas Hasil Panen

  • 12 Mar 2024 17:55 WIB
  •  Manado

KBRN Manado,Indonesia kaya akan budaya dan tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang kita,dimana budaya dan tradisi ini terus dilestarikan dengan harapan menjadi ciri khas masing masing daerah,begitupun diMinahasa Sulawesi Utara ada yang namanya Tradisi Pengucapan yang merupakan ungkapan syukur atas hasil panen yang diperoleh oleh masyarakat setempat.

Bagi masyarakat Minahasa, pengucapan ini identik dengan makan-makan. Setiap rumah akan menyediakan banyak makanan untuk disantap saat tradisi pengucapan dilaksanakan. Tidak hanya identik dengan makan-makan, pengucapan ini juga mewajibkan setiap orang yang berkunjung membawa bungkusan ketika akan pulang atau dikenal dengan babungkus. Saat tradisi pengucapan digelar, terdapat makanan wajib yang akan kamu temui di setiap rumah, seperti berikut.

1. Nasi jaha Nasi jaha menjadi makanan wajib yang ada dalam tradisi pengucapan. Nasi jaha berbahan dasar beras ketan dan santan, dibalut dengan daun pisang. Aroma dan rasa nasi jaha sangat kuat karena campuran rempah dan bumbu dalam nasi yang dimasak dengan cara unik. Proses memasak nasi jaha, dimasukan ke dalam sebuah batang bambu yang kemudian akan dibakar dalam bara api. Batang bambu yang didalamnya berisi nasi Jaha, kemidian harus dibuka. Selongsong nasi jaha akan dipotong-potong sekitar 8-10cm agar lebih mudah saat membagi nasi. Nasi Jaha cocok dimakan menggunakan cakalang dan sambal roa.

2. Sup brenebon Sup brenebon merupakan makanan andalan yang disajikan di setiap rumah. Sup ini akan lebih nikmat ketika disantap saat masih panas atau baru selesai dimasak.

Sup brenebon yang kaya akan rempah-rempah yang membuat aroma dan cita rasanya sangat kuat. Baca juga: Resep Es Kacang Merah, Minuman Segar untuk Siang yang Panas Selain kacang merah, masyarakat Manado juga umumnya menaruh daging atau tulang babi didalamnya. Namun, kamu juga bisa menggantinya dengan daging lain selain daging babi.

3. Babi Putar Babi putar ini merupakan babi utuh yang sudah dibakar terlebih dahulu. Makanan ini disebut babi putar, karena cara memasaknya yaitu seekor babi dibakar di atas api besar hingga berwarna kecoklatan. Cara masaknya mirip masak babi guling di Bali. Saat memakan, sebagian besar orang mencari bagian kulit karena teksturnya yang sangat renyah.

5. RW RW merupakan makanan dengan bumbu kaya rempah. Resep aslinya menggunakan daging anjing. Namun, RW juga disajikan dengan bahan protein lain seperti bebek dan ayam.

Cita rasa dari RW akan lebih nikmat ketika dimasak dengan cara dimasukkan ke dalam bambu muda lalu dibakar dalam bara api.

6. Sate Pada tradisi pengucapan pun, sajian sate tidak akan ketinggalan. Sate yang disediakan umumnya sate manis dan sate pedas. Selain itu, daging yang digunakan juga umumnya daging babi karena sebagian besar menu masakan Minahasa adalah non halal.

7. Dodol Dodol menjadi makanan penutup atau camilan yang wajib ada saat tradisi pengucapan dilaksanakan. Salah satu dodol yang terkenal di Manado yaitu Dodol Amurang. Dodol ini nantinya akan dijadikan bungkusan untuk dibawa pulang.

Demikian tadi tradisi pengucapan syukur Di Minahasa Sulawesi Utara,ketika bertandang kedaerah ini dan bertepatan dengan momen pengucapan syukur kita pasti akan diajak bergabung dan makan serta membawa pulang oleh oleh sesuai adat yang berlaku sebagai tanda ikut merasakan kebahagiaan atas hasil panen yang diterima,

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....