Blindspot : Sisi Diri yang Tak Terlihat
- 20 Jan 2026 15:24 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Blindspot sering dipahami sebagai titik buta pada kendaraan, yaitu area yang tidak terlihat oleh pengemudi melalui kaca spion. Namun konsep blindspot sesungguhnya jauh lebih luas, mencakup aspek psikologi, komunikasi, hingga kehidupan sosial. Blindspot bukan hanya soal keselamatan berkendara, melainkan juga tentang keterbatasan manusia dalam menyadari sisi tertentu dari dirinya maupun lingkungannya.
Dalam konteks psikologi, blindspot merujuk pada bagian diri yang tidak disadari oleh individu tetapi terlihat jelas oleh orang lain. Fenomena ini dijelaskan melalui kerangka Johari Window, di mana area blindspot menjadi ruang yang hanya bisa dipahami melalui umpan balik dari orang lain. Misalnya, seseorang mungkin tidak menyadari sikap dominan dalam berbicara, padahal hal itu terasa kuat bagi lawan bicara.
Menurut Jurnal BLIND SPOT DALAM JENDELA JOHARI TERHADAP PERILAKU KOMUNIKASI MAHASISWA oleh Dian Zaskia (2025), blindspot memengaruhi efektivitas komunikasi antar mahasiswa. Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan blindspot besar sering kali tidak menyadari dampak perilakunya terhadap orang lain, sehingga menimbulkan hambatan dalam interaksi sosial
Menurut Jurnal Persepsi Psikologi Vol. 6 No. 2 Tahun 2023, blindspot dapat diminimalisasi melalui refleksi diri dan penerimaan umpan balik. Peneliti menekankan bahwa lingkungan yang mendukung keterbukaan sangat penting agar individu dapat memahami sisi dirinya yang sebelumnya tersembunyi.
Menurut Jurnal Psikologi Komunikasi Universitas Negeri Jakarta Tahun 2024, blindspot juga berperan dalam dinamika kelompok. Individu yang tidak menyadari gaya komunikasi agresif atau sikap dominan sering menjadi sumber konflik. Pelatihan komunikasi empatik disarankan sebagai strategi untuk mengurangi blindspot dalam kerja tim.
Blindspot dalam kehidupan sehari-hari bisa berupa kebiasaan kecil yang tidak disadari, seperti nada suara yang terlalu tinggi, ekspresi wajah yang menimbulkan kesan salah, atau kecenderungan mengabaikan detail penting. Sama seperti blindspot pada kendaraan yang bisa berbahaya bila diabaikan, blindspot dalam diri juga dapat menimbulkan masalah bila tidak dikenali. Kesadaran akan blindspot, baik dalam berkendara maupun dalam interaksi sosial, menjadi langkah penting untuk meningkatkan keselamatan, kualitas komunikasi, dan pertumbuhan pribadi.(Apri Sri Devi Simatupang/LPU)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....