[Hoaks!] Klaim Uji Laboratorium Air Sinkhole Sumbar Menyesatkan

  • 14 Jan 2026 02:20 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Beredar video di media sosial TikTok yang mengklaim hasil uji laboratorium air dari sinkhole di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, memiliki pH 8,4 dan dikategorikan sebagai air minum sehat. Klaim tersebut dipastikan tidak benar dan menyesatkan.

Video diunggah oleh akun TikTok “sumbar.60.detik” pada Jumat, 9 Januari 2026. Dalam narasinya, air sinkhole disebut sebagai “harta karun” karena memiliki pH lebih tinggi dibandingkan air Zamzam dan sejumlah air mineral kemasan. Hingga Selasa, 13 Januari 2026, unggahan itu telah ditonton lebih dari 624 ribu kali dan mendapat ribuan interaksi.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melalui TurnBackHoax menelusuri klaim tersebut dengan kata kunci “hasil lab air sinkhole di Sumbar”. Penelusuran mengarah pada pemberitaan Sumbakita.id yang terbit Minggu, 11 Januari 2026.

Dalam artikel tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Hendra Suryadi, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sumatera Barat menemukan kandungan bakteri Escherichia coli dan coliform pada air yang keluar dari lubang sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua.

Dengan temuan tersebut, air sinkhole dinyatakan tidak layak untuk dikonsumsi langsung karena berisiko menimbulkan diare serta gangguan saluran pencernaan. Masyarakat juga diimbau tidak mudah mempercayai klaim manfaat kesehatan air sinkhole tanpa dasar ilmiah yang jelas.

Klaim yang menyebut hasil uji laboratorium menunjukkan pH air sinkhole sebesar 8,4 dan dikategorikan sebagai air minum sehat tidak didukung hasil uji resmi. Narasi tersebut juga mengabaikan fakta adanya bakteri berbahaya yang justru menjadi indikator utama kelayakan air untuk dikonsumsi.

Dengan demikian, video yang menyebut air sinkhole di Sumatera Barat sebagai air minum sehat merupakan konten menyesatkan.

(Fika Hamzah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....