Alaska King Crab Bukan Kepiting Sejati
- 12 Jan 2026 13:14 WIB
- Manado
KBRN Manado : Alaska king crab dikenal luas sebagai komoditas laut bernilai tinggi yang sering disajikan dalam hidangan mewah. Tubuh besar dan capit panjangnya membuatnya tampak seperti kepiting raksasa, namun secara ilmiah, hewan ini bukanlah kepiting sejati.
Klasifikasi biologisnya menunjukkan bahwa Alaska king crab termasuk dalam infraordo Anomura, bukan Brachyura seperti kepiting sejati.
Struktur tubuh Alaska king crab memiliki lima pasang kaki, namun satu pasang tersembunyi dan tidak digunakan untuk berjalan. Hal ini berbeda dengan kepiting sejati yang memiliki lima pasang kaki aktif. Selain itu, bentuk abdomen Alaska king crab lebih menyerupai kerabat dekatnya seperti kelomang, bukan kepiting. Perbedaan ini menjadi dasar pengelompokan ilmiah yang memisahkan king crab dari kepiting sejati.
Menurut Jurnal Red King Crab (Wikipedia), spesies ini memiliki nama ilmiah Paralithodes camtschaticus dan termasuk dalam famili Lithodidae. Meskipun disebut “king crab”, klasifikasi ini menempatkannya dalam kelompok yang berbeda dari kepiting biasa.
Menurut Jurnal Geosains Alaska tahun 2018 berjudul “Alaskan king crab: Bering Sea distributions and a parasitic castrator”, king crab memainkan peran penting dalam ekosistem laut sebagai predator dasar laut dan sumber makanan bagi ikan besar serta mamalia laut. Penelitian ini juga mengungkap adanya parasit yang memengaruhi reproduksi king crab, memperlihatkan kompleksitas biologis yang unik.
Menurut Jurnal Genetic Study of Alaska Red King Crabs tahun 2025, spesies ini memiliki keragaman genetik tinggi yang membuatnya lebih tahan terhadap perubahan iklim dan kondisi laut yang ekstrem. Penelitian ini memberikan wawasan penting dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan dan konservasi spesies.
Meskipun bukan kepiting sejati, Alaska king crab tetap menjadi bagian penting dalam rantai makanan laut dan industri perikanan global. Pemahaman tentang klasifikasi dan karakteristik biologisnya membantu dalam pengelolaan sumber daya laut secara bijak. Keunikan morfologi dan adaptasi ekologisnya menjadikan Alaska king crab sebagai spesies yang menarik untuk terus diteliti dan dilestarikan.(Apri Sri Devi Simatupang/LPU)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....