Memaknai Jodoh di Tengah Perubahan Zaman

  • 17 Des 2025 17:05 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Jodoh masih menjadi topik yang menarik perhatian masyarakat lintas generasi. Dalam pandangan keagamaan, jodoh diyakini sebagai bagian dari takdir yang telah ditentukan Tuhan, di mana setiap manusia akan dipertemukan dengan pasangan hidupnya pada waktu yang tepat. Pemahaman ini masih kuat dipegang oleh banyak masyarakat Indonesia sebagai landasan dalam menjalani hubungan dan pernikahan.

Seperti dikutip dari laman www.mheducation.com Namun, seiring perkembangan zaman, jodoh tidak lagi dipahami semata-mata sebagai takdir, melainkan juga hasil dari usaha dan pilihan individu. Para pakar psikologi menilai bahwa hubungan yang sehat terbentuk melalui komunikasi terbuka, kesamaan nilai hidup, serta komitmen jangka panjang. Tanpa usaha tersebut, hubungan sulit bertahan meski pertemuan awal dianggap sebagai jodoh.

Perkembangan teknologi digital turut mengubah cara masyarakat menemukan jodoh. Kehadiran media sosial dan aplikasi pencarian pasangan membuka peluang pertemuan antarindividu dari berbagai latar belakang. Fenomena ini dinilai memperluas kesempatan menemukan pasangan hidup, meski tetap memerlukan kewaspadaan dalam menjaga keamanan dan kejujuran dalam berinteraksi.

Di Indonesia, faktor keluarga dan budaya masih memiliki pengaruh besar dalam menentukan jodoh. Restu orang tua, kesamaan agama, serta latar belakang sosial sering menjadi pertimbangan utama sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Kondisi ini mencerminkan bahwa jodoh tidak hanya menjadi urusan pribadi, tetapi juga melibatkan nilai-nilai sosial yang dijunjung masyarakat.

Dilansir dari halaman www.psychologytoday.com Pengamat sosial menilai bahwa jodoh sejatinya merupakan perpaduan antara takdir, usaha, dan kesiapan diri. Masyarakat diimbau untuk tidak hanya menunggu, tetapi juga mempersiapkan diri secara mental, emosional, dan sosial agar siap membangun hubungan yang sehat dan berkelanjutan ketika jodoh itu datang.

(Stanly Kalumata)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....