Pohon Natal Terbalik, Tradisi Lama yang Kembali Populer
- 14 Des 2025 13:07 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Pohon Natal terbalik kerap menarik perhatian publik setiap musim Natal. Bentuknya yang tidak lazim sering menimbulkan perdebatan, bahkan dianggap kontroversial. Namun, di balik tampilannya yang unik, pohon Natal terbalik ternyata memiliki sejarah panjang dan makna religius yang telah dikenal sejak berabad-abad lalu.
Sejarawan mencatat bahwa tradisi pohon Natal terbalik sudah dikenal sejak Abad Pertengahan di Eropa. Pada masa itu, pohon cemara tidak selalu diletakkan berdiri di lantai, melainkan digantung dari langit-langit rumah atau gereja. Praktik ini dilakukan karena keterbatasan ruang, sekaligus untuk menjaga dekorasi dari hewan peliharaan.
Dikutip dari laman womansday.com,meskipun tampaknya tidak ada yang tahu pasti bagaimana tradisi khusus ini masuk ke dalam dekorasi Natal arus utama, ada beberapa teori. Menurut sebuah artikel di The Spruce,pohon Natal terbalik berasal dari abad kedelapan, di mana seorang santo terkenal menggantung pohon terbalik sebagai cara untuk melambangkan Tritunggal Mahakudus. Oleh karena itu, hal ini memiliki makna religius.
Seperti yang disebutkan dalam artikel Mental Floss berdasarkan Pusat Seni Polandia, keluarga di Polandia akan menghias ujung pohon atau ranting dan menggantungnya menghadap ke bawah ke arah meja mereka. "Sebelum pohon Natal menjadi populer di Polandia selama abad ke-20, sudah menjadi kebiasaan untuk menghias pondok-pondok petani, terutama di Polandia selatan, dengan 'podniczka'. Ini tidak lebih dari ujung pohon cemara yang digantung dengan ujung menghadap ke bawah dari balok atap.
Terkadang hanya berupa cabang pohon cemara. Ini dihias dengan ornamen buatan sendiri, yang terbuat dari jerami, kertas, atau wafer Natal, serta permen, kue jahe berbentuk hati, dan figur marcypan. Tetapi pohon Natal utuh tidak pernah digantung dari langit-langit,"
Entah dari mana ide itu berasal, pohon Natal terbalik telah kembali populer cukup lama, terutama dalam dekade terakhir. Pada tahun 2018, Ariana Grande bahkan memiliki satu di rumahnya. Menurut TMZ, dia menggunakannya sebagai metafora untuk kehidupan saat itu. "Terkadang hidup memang terbalik," katanya.
Dengan latar belakang sejarah yang panjang, pohon Natal terbalik sejatinya merupakan contoh bagaimana sebuah tradisi lama dapat kembali hadir dalam konteks modern, tanpa kehilangan makna spiritual yang menyertainya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....