Maksud Lilin Natal sebagai Simbol Terang Kristus
- 10 Des 2025 21:53 WIB
- Manado
KBRN Manado : Lilin Natal bukan sekadar ornamen dalam perayaan Natal. Para ahli teologi dan liturgi gereja menegaskan bahwa lilin memiliki makna teologis dan spiritual yang sangat kaya, yang terus diwariskan dalam tradisi kekristenan.
Menurut sejumlah ahli liturgi, lilin menggambarkan kehadiran Kristus sebagai Terang Dunia, sebagaimana tertulis dalam Yohanes 8:12. Teolog Kristen Dr. James F. White menyatakan bahwa cahaya lilin dalam ibadah adalah “tanda simbolis visi gereja tentang Yesus yang menerangi hidup manusia.” Cahaya kecil yang bernyala di tengah kegelapan menjadi gambaran bahwa karya keselamatan Tuhan dimulai dari sesuatu yang sederhana namun membawa dampak besar.
Ahli teologi lainnya, Prof. Robert Webber, menjelaskan bahwa lilin-lilin Advent yang dinyalakan sebelum Natal memiliki makna teologis yang kuat. Setiap lilin melambangkan pengharapan, damai sejahtera, sukacita, dan kasih, sebagai empat tema utama persiapan kelahiran Kristus. Penyalaan lilin dilakukan secara bertahap untuk menunjukkan perjalanan rohani umat dalam menantikan terang Kristus datang ke dunia.
Sementara itu, pakar liturgi gereja modern menyebut lilin sebagai simbol kehadiran Allah yang memberi pengharapan. Ketika lilin dinyalakan dalam ibadah Natal, umat diajak untuk merenungkan bahwa terang iman harus terus dijaga agar tidak padam di tengah tantangan kehidupan.
Dengan demikian, berdasarkan pandangan para ahli, lilin Natal bukan hanya sebuah tradisi bertahun-tahun, melainkan media simbolis yang meneguhkan pesan utama Natal: bahwa Kristus datang membawa terang, pengharapan, dan pembaruan bagi dunia. Umat diingatkan untuk menjadi pembawa terang itu dalam keluarga, gereja, dan masyarakat.
Ferel/LPU
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....