Hoaks! Menteri ESDM Lelang Gunung Lawu Terungkap
- 03 Des 2025 21:58 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Sebuah video dengan klaim bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melelang Gunung Lawu untuk proyek listrik tenaga panas bumi beredar luas di Facebook. Konten yang diunggah akun “Nyi Randa” pada 18 Oktober 2025 itu menampilkan narasi bahwa Gunung Lawu dilelang untuk kepentingan proyek panas bumi. Hingga 1 Desember 2025, video tersebut telah ditonton lebih dari 31.000 kali dan menuai ratusan interaksi.
Namun, hasil pemeriksaan fakta dari Mafindo (TurnBackHoax) memastikan bahwa klaim tersebut salah dan termasuk kategori misleading content.
Penelusuran dengan kata kunci yang relevan mengarahkan pada unggahan resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang membantah klaim tersebut secara tegas.
"Kami tegaskan, Gunung Lawu tidak masuk dalam Wilayah Kerja Panas Bumi. Tidak ada proses lelang maupun aktivitas eksplorasi di kawasan tersebut," tegas Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, dalam klarifikasi resmi.
Kementerian ESDM menjelaskan, rencana pengembangan wilayah kerja panas bumi (WKP) Gunung Lawu yang pernah diajukan pada 2018 telah resmi dihapus sejak 2023. Pada 2024, pemerintah melakukan audiensi bersama Pemkab Karanganyar serta akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk menentukan langkah lanjutan.
Hasil audiensi mengusulkan Kecamatan Jenawi sebagai lokasi alternatif pengembangan panas bumi, karena berada jauh dari kawasan cagar budaya, situs spiritual, dan wilayah yang memiliki keterikatan dengan Gunung Lawu.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah hanya merencanakan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) di Kecamatan Jenawi. PSPE dimulai dengan survei geosains, yaitu kajian ilmiah untuk memetakan potensi panas bumi sekaligus memastikan seluruh kawasan sakral, situs budaya, dan wilayah penting masyarakat tidak masuk area penelitian. Kajian ilmiah itulah yang nantinya menjadi dasar penentuan titik pengeboran eksplorasi minimal satu sumur.
Dengan demikian, klaim bahwa Gunung Lawu dilelang untuk proyek panas bumi adalah keliru dan tidak berdasar. Tidak ada proses lelang, tidak ada aktivitas eksplorasi, dan Gunung Lawu tidak termasuk wilayah kerja panas bumi.
(Fika Hamzah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....