Hedy Lamarr: Aktris Ikonik dan Penemu Peranti Komunikasi

  • 31 Okt 2025 10:16 WIB
  •  Manado

KBRN Manado : Hedy Lamarr lahir dengan nama Hedwig Eva Maria Kiesler pada 9 November 1914 di Wina, Austria. Ia dikenal sebagai salah satu aktris paling terkenal pada masa keemasan Hollywood, membintangi film seperti Ecstasy (1933), Ziegfeld Girl (1941) dan Samson and Delilah (1949). Namun, di balik ketenarannya di dunia hiburan, Lamarr memiliki sisi lain yang luar biasa, Ia adalah seorang penemu yang berperan besar dalam dasar teknologi komunikasi modern.

Menurut National Geographic (2020), Lamarr mulai tertarik pada dunia sains sejak muda, terutama karena sering berdiskusi dengan suaminya yang bekerja di bidang industri persenjataan. Ketika Perang Dunia II berlangsung, Lamarr merasa gelisah melihat banyak torpedo gagal mencapai sasaran karena sinyal kendali radio yang mudah disadap musuh. Ia kemudian berkolaborasi dengan George Antheil, seorang komposer Amerika, untuk menciptakan sistem komunikasi rahasia berbasis “frequency hopping” atau loncatan frekuensi.

Menurut History.com (2019), konsep tersebut memungkinkan sinyal berpindah-pindah di antara 88 frekuensi berbeda dengan pola acak, sehingga sulit dilacak oleh pihak lawan. Sistem ini kemudian dipatenkan pada 11 Agustus 1942 dengan nomor paten AS 2.292.387. Teknologi itu pada awalnya tidak digunakan oleh militer, tetapi menjadi landasan bagi pengembangan komunikasi nirkabel seperti Wi-Fi, Bluetooth, dan GPS di masa modern.

Menurut Lemelson-MIT Program (2021), penemuan Lamarr dan Antheil baru mendapatkan pengakuan puluhan tahun kemudian. Pada 2014, Hedy Lamarr akhirnya diabadikan dalam National Inventors Hall of Fame karena kontribusinya terhadap perkembangan teknologi komunikasi global.

Selain kecerdasan ilmiahnya, Lamarr juga dikenal sebagai perempuan yang menantang stereotip gender pada zamannya. Ia membuktikan bahwa seorang perempuan bisa menjadi sosok glamor sekaligus ilmuwan berpengaruh. Menurut Energy.gov (2022), dedikasi Lamarr dalam dunia teknologi menjadi inspirasi bagi banyak ilmuwan perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Kisah hidup Hedy Lamarr menjadi pengingat bahwa kecerdasan tidak mengenal batas profesi. Dari layar perak hingga laboratorium, ia menunjukkan bahwa keingintahuan dan inovasi dapat mengubah dunia bahkan dari sosok yang awalnya dikenal hanya karena kecantikannya.(Apri Sri Devi Simatupang/LPU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....