Udang: Sumber Protein Tinggi dengan Manfaat dan Risiko

  • 12 Sep 2025 16:04 WIB
  •  Manado

KBRN,Manado: Udang merupakan salah satu makanan laut yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang lezat, udang menyimpan berbagai manfaat kesehatan karena kandungan nutrisinya yang kaya. Namun, ada juga risiko tertentu yang perlu diperhatikan.

Kandungan Nutrisi Udang

Menurut laporan ANTARA News (2019), dalam satu porsi udang matang sekitar 85 gram terdapat:

  • Kalori: ± 100 kalori
  • Protein: ± 20 gram
  • Lemak: hanya sekitar 1,4 gram
  • Mineral penting: selenium, yodium, fosfor, zat besi, zinc, magnesium

Sementara itu, Telisik.id mencatat bahwa udang juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung.

Manfaat Mengonsumsi Udang

  1. Menjaga Kesehatan Jantung
    Kandungan omega-3 dalam udang membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mengurangi peradangan di pembuluh darah.
  2. Mendukung Fungsi Tiroid
    Yodium yang tinggi dalam udang sangat penting untuk produksi hormon tiroid yang berperan dalam metabolisme tubuh.
  3. Meningkatkan Sistem Imun
    Selenium, zinc, dan magnesium pada udang membantu memperkuat daya tahan tubuh.
  4. Sumber Protein Berkualitas
    Dengan protein tinggi dan rendah lemak, udang cocok untuk menunjang pembentukan otot dan menjaga berat badan ideal.

Risiko Mengonsumsi Udang

Meski banyak manfaatnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Kolesterol Tinggi
    Menurut laporan ANTARA News, udang mengandung kolesterol cukup tinggi sehingga konsumsinya perlu dibatasi, terutama bagi penderita kolesterol.
  • Alergi
    Beberapa orang memiliki alergi terhadap protein dalam udang yang bisa memicu reaksi ringan hingga parah.
  • Paparan Bahan Kimia
    Pada udang budidaya, terkadang ada penggunaan antibiotik atau pestisida yang berpotensi berbahaya bila tidak dikelola dengan baik.

Kesimpulan

Udang adalah makanan bergizi tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan, terutama sebagai sumber protein, omega-3, dan mineral penting. Namun, konsumsi berlebihan atau dari sumber yang kurang higienis bisa menimbulkan risiko. Pilihan terbaik adalah mengonsumsi udang segar, dimasak dengan cara sehat (rebus, kukus, atau panggang), dan dalam porsi yang wajar.

(Stanly Kalumata)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....