Kejenuhan: Dari Rasa Bosan hingga Burnout yang Serius

  • 12 Sep 2025 15:30 WIB
  •  Manado

KBRN,Manado: Kejenuhan adalah kondisi psikologis ketika seseorang merasa bosan, kehilangan motivasi, atau tidak lagi bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Meski sering dianggap hal sepele, penelitian menunjukkan bahwa kejenuhan yang berlarut-larut bisa berkembang menjadi burnout, yaitu kelelahan fisik, emosional, dan mental yang serius.

Apa yang Dimaksud dengan Kejenuhan?

Secara sederhana, kejenuhan terjadi ketika otak terlalu lama terpapar rutinitas tanpa variasi atau terlalu banyak beban tanpa jeda. Akibatnya, seseorang merasa tidak bersemangat, sulit berkonsentrasi, bahkan muncul gejala fisik seperti sakit kepala atau sulit tidur.

Menurut studi Norwegian University of Science and Technology (NTNU), hanya 27,7% kasus burnout yang murni berasal dari tekanan kerja. Sisanya dipengaruhi faktor di luar pekerjaan, seperti masalah pribadi, kesehatan, hingga kecemasan sehari-hari.

Faktor Penyebab Kejenuhan

  1. Rutinitas monoton – melakukan hal yang sama berulang kali tanpa variasi.
  2. Beban kerja atau tugas berlebihan – baik di kantor maupun di sekolah.
  3. Kurangnya interaksi sosial – isolasi atau kurangnya dukungan dari lingkungan.
  4. Faktor pribadi – umur, status perkawinan, locus of control (cara seseorang mengendalikan dirinya).

Seperti dikutip dari laman online-journal.unja.ac.id Penelitian di Jambi menunjukkan guru honorer dengan beban tertentu lebih rentan mengalami kejenuhan kerja.

Kejenuhan di Dunia Pendidikan

Fenomena kejenuhan tidak hanya dialami pekerja, tapi juga mahasiswa dan pelajar.

  • Mahasiswa Pendidikan Olahraga UNESA: lebih dari 50% melaporkan kelelahan akademik di akhir semester, meski tetap punya rasa percaya diri profesional yang tinggi.
  • Pelajar saat pembelajaran daring: banyak siswa merasa stres, kesulitan fokus, dan kehilangan motivasi. Program Brain Gym terbukti membantu menurunkan tingkat kejenuhan belajar daring.

Dampak Kejenuhan

Jika dibiarkan, kejenuhan bisa berujung pada:

  • Burnout (kelelahan fisik dan mental berkepanjangan)
  • Menurunnya produktivitas di sekolah maupun tempat kerja
  • Masalah kesehatan mental: depresi, kecemasan, bahkan gangguan tidur

Cara Mengatasi Kejenuhan

  1. Istirahat cukup – tidur yang teratur membantu otak memulihkan energi.
  2. Variasi aktivitas – selingi rutinitas dengan hobi atau kegiatan baru.
  3. Olahraga ringan – terbukti efektif mengurangi stres dan meningkatkan fokus.
  4. Dukungan sosial – berbicara dengan keluarga/teman dapat mengurangi beban mental.
  5. Manajemen waktu – atur prioritas agar pekerjaan atau belajar lebih seimbang.

Kesimpulan

Kejenuhan adalah sinyal bahwa tubuh dan pikiran membutuhkan perubahan. Ia bisa muncul di mana saja: di ruang kerja, ruang kelas, atau bahkan di kehidupan pribadi. Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan strategi sederhana, kejenuhan bisa dikelola sebelum berkembang menjadi burnout yang lebih serius.

(Stanly Kalumata)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....