Benarkah Kucing Dianggap Hewan Keramat? Ini Faktanya
- 31 Agt 2025 20:51 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Kucing sudah lama menjadi hewan yang dekat dengan manusia. Selain dikenal lucu dan menggemaskan, di berbagai budaya kucing juga dianggap sebagai hewan keramat. Namun, benarkah anggapan tersebut?
Dalam sejarah, seperti dikutip dari National Geographic History, kucing memang pernah dipandang sebagai hewan suci. Di Mesir Kuno, kucing dianggap sebagai simbol perlindungan dan keberuntungan. Dewi Bastet, dewi dengan kepala kucing, disembah sebagai pelindung rumah dan lambang kesuburan. Membunuh kucing di masa itu bahkan bisa dikenakan hukuman berat.
Di sisi lain, dalam budaya Jepang, ada kepercayaan pada Maneki Neko (kucing melambai) yang dianggap membawa rezeki dan keberuntungan. Sedangkan di beberapa daerah di Indonesia, kucing dipercaya punya firasat tertentu. Misalnya, kucing yang mencuci muka dianggap sebagai tanda kedatangan tamu.
Namun, menurut ahli zoologi Dr. Sarah Hartwell dari Messybeast Cat Resource Archive, anggapan kucing sebagai hewan keramat lebih banyak berasal dari mitos dan tradisi turun-temurun, bukan fakta ilmiah. "Kucing adalah hewan dengan perilaku unik, dan sering kali manusia menafsirkannya sebagai pertanda spiritual," jelasnya.
Dari sisi agama, dalam Islam, kucing adalah hewan yang dimuliakan karena sifatnya yang bersih. Rasulullah SAW dikenal menyayangi kucing dan memperbolehkan kucing untuk hidup di dalam rumah. Meski begitu, tidak ada dasar yang menyebutkan kucing adalah hewan keramat, melainkan hewan peliharaan yang disayangi.
Kucing memang memiliki tempat istimewa di hati manusia, baik dalam sejarah maupun budaya. Meski dianggap keramat dalam beberapa kepercayaan, secara ilmiah kucing adalah hewan domestik biasa. Yang jelas, kucing tetap istimewa karena kasih sayang yang mampu ia berikan kepada pemiliknya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....