Tradisi Minum Kopi Di Dunia

  • 16 Mei 2025 23:06 WIB
  •  Manado

KBRN,Manado: Minum kopi bukan sekadar rutinitas pagi hari. Di berbagai belahan dunia, kebiasaan ini telah berkembang menjadi tradisi yang mengakar dalam budaya masyarakat. Setiap negara memiliki cara unik dalam menikmati kopi yang mencerminkan nilai sosial, spiritual, hingga historis.Berikut adalah tradisi minum kopidi dunia yang di kutip dari berbagai sumber.

Ethiopia: Bunna, Upacara Sakral Minum Kopi

Di Ethiopia — negara asal biji kopi arabika — upacara minum kopi atau bunna adalah bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Biji kopi disangrai, ditumbuk, lalu diseduh dalam teko tanah liat bernama jebena. Minuman ini disajikan dalam tiga ronde: abol, tona, dan baraka, yang menandakan persaudaraan dan keberkahan.

"Upacara kopi Ethiopia mencerminkan nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat," tulis UNESCO saat menetapkan bunna sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia.

Turki: Simbol Persahabatan dalam Secangkir Kopi

Kopi Turki dikenal kental, tanpa disaring, dan dimasak dengan cezve. Penyajiannya kerap menjadi bagian dari pertemuan sosial dan prosesi lamaran. Tradisi ini juga telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia.

"Kopi lebih dari sekadar minuman, ia adalah perantara komunikasi dan kehormatan," ungkap pernyataan resmi UNESCO.

Swedia: Fika, Istirahat yang Bermakna

Seperti di kutip dari VisitSweden.com Di Swedia, istilah fika merujuk pada waktu rehat untuk menikmati kopi bersama kue atau roti manis. Fika bukan hanya kebiasaan, melainkan ritual harian untuk membangun relasi sosial dan menjaga keseimbangan hidup.

"Fika adalah bagian penting dari identitas nasional Swedia," tulis Visit Sweden, situs pariwisata resmi negara tersebut.

Italia: Espresso Sebagai Gaya Hidup

Di Italia, kopi — terutama espresso — disajikan cepat dan diminum sambil berdiri di bar. Tradisi ini mencerminkan kesederhanaan dan efisiensi ala Italia. Mesin espresso modern sendiri ditemukan di negara ini pada awal abad ke-20.

"Espresso bukan hanya minuman, ini adalah filosofi hidup," ujar sejarawan makanan Fabiano Guatteri dalam wawancaranya dengan .

Vietnam: Kreasi Kopi Telur di Tengah Krisis

Kopi telur Vietnam (cà phê trứng) adalah warisan kreativitas saat masa sulit. Diciptakan oleh Nguyen Van Giang pada 1940-an di Hanoi, ketika susu langka akibat perang, kuning telur dicampur dengan kopi dan susu kental sebagai pengganti.

"Kopi telur lahir dari keterbatasan, dan kini menjadi ikon budaya Hanoi," tulis .

Dari spiritualitas Ethiopia hingga kepraktisan Italia, tradisi minum kopi mencerminkan keragaman budaya dunia. Satu hal yang pasti: secangkir kopi bisa menyatukan perbedaan melalui rasa dan cerita.

(Stanly Kalumata)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....