Metode 5W 1H dalam Pembuatan Berita
- 06 Feb 2025 06:03 WIB
- Manado
KBRN,Manado: Dalam dunia jurnalistik, pola 5W 1H (What, Who, When, Where, Why, How) menjadi fondasi utama dalam penulisan berita. Teknik ini memastikan bahwa sebuah berita memberikan informasi yang lengkap, jelas, dan mudah dipahami oleh pembaca.
Menurut Katadata,sebagaimana di rangkum Katada.co.id, konsep 5W 1H pertama kali dikenalkan oleh Rudyard Kipling dan dikenal sebagai metode Kipling. Unsur-unsur dalam pola ini meliputi:
- What (Apa yang terjadi?) – Menjelaskan peristiwa utama yang menjadi inti berita.
- Who (Siapa yang terlibat?) – Mengidentifikasi pihak-pihak terkait, seperti pelaku, korban, atau narasumber.
- When (Kapan terjadi?) – Menyebutkan waktu kejadian, bisa berupa tanggal, hari, atau bahkan jam.
- Where (Di mana terjadi?) – Menjelaskan lokasi kejadian secara spesifik.
- Why (Mengapa terjadi?) – Mengungkap latar belakang atau penyebab kejadian.
- How (Bagaimana terjadinya?) – Memaparkan proses atau kronologi peristiwa secara rinci) toh Penerapan 5W 1H dalam Berita**Misalnya, dalam sebuah berita tentang banjir bandang di Sungai Ciliwung, pola 5W 1H bisa diterapkan sebagai berikut:
- What: Terjadi banjir bandang di Sungai Ciliwung.
- Who: Warga di dua desa terdampak dan pemerintah yang memberikan bantuan.
- When: 26 September 2018.
- Where: Wilayah sekitar Sungai Ciliwung.
- Why: Akibat hujan deras serta kebiasaan membuang sampah sembarangan.
- How: Hujan turun deras dari malam hingga pagi, menyebabkan air sungai meluap dan merendam rumah warga .
Pola ini berlaku dalam berita hard news tetapi juga dalam investigasi jurnalistik, wawancara, dan laporan mendalam. Dengan menerapkan 5W 1H, berita dapat disusun secara logis, menarik, dan informatif bagi pembaca.
(Stanly Kalumata)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....