"Tidak Pernah Memberi, Selalu Meminta."

  • 14 Jan 2025 22:25 WIB
  •  Manado

KBRN,Manado: Sikap yang hanya meminta tanpa pernah memberi merupakan fenomena yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam hubungan antarindividu, komunitas, bahkan dalam hubungan kerja, pola perilaku seperti ini dapat memengaruhi hubungan sosial dan keberlangsungan komunikasi.

Mengapa Memberi Itu Penting?

Sebagaimana di kutip dari beberapa sumber:

  • Harvard Business School: “The Benefits of Giving.”
  • Wawancara dengan Dr. Indra Saputra, Psikolog Sosial.

Menurut Psikolog Sosial, Dr. Indra Saputra, memberi tidak hanya bermanfaat bagi orang lain tetapi juga bagi diri sendiri. "Ketika kita memberi, kita menciptakan rasa empati, memperkuat hubungan, dan mendapatkan kepuasan emosional," jelasnya. Dalam penelitian yang diterbitkan oleh Harvard Business School, individu yang gemar memberi, baik dalam bentuk waktu, tenaga, atau materi, dilaporkan memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang hanya menerima.

Efek Negatif Selalu Meminta

Di sisi lain, sikap yang terus meminta tanpa pernah memberi sering kali memunculkan ketidakseimbangan dalam hubungan. Hal ini dapat menyebabkan:

  1. Rasa Jengkel pada Orang Lain: Individu yang hanya meminta tanpa berkontribusi bisa dianggap egois.
  2. Kehilangan Dukungan: Orang-orang mungkin akhirnya menjauh karena merasa dimanfaatkan.
  3. Kurangnya Kemandirian: Orang yang terlalu bergantung cenderung kesulitan saat harus menghadapi situasi sendiri.

Bagaimana Membangun Kebiasaan Memberi?

Para ahli menyarankan langkah sederhana seperti:

  • Memberikan waktu untuk mendengarkan keluhan orang lain.
  • Berbagi ilmu atau keterampilan.
  • Melakukan kegiatan sukarela untuk komunitas.

“Memberi tidak harus dalam bentuk materi. Sering kali, senyuman atau waktu untuk menemani seseorang sudah cukup berharga,” tambah Dr. Indra.

Kesimpulan

Sikap memberi adalah kunci untuk menciptakan hubungan yang sehat dan harmonis. Tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga membantu pemberi merasa lebih bahagia dan bermakna dalam hidup.

(Stanly Kalumata)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....