Hoaks Pendaftaran Penerima Bansos PKH Melalui Telegram

  • 28 Sep 2024 14:38 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Masyarakat saat ini banyak mempertanyakan terkait informasi tentang bantuan sosial. Salah satunya pendaftaran penerima bansos Program Keluarga Harapan PKH melalui Telegram.

Dikutip dari turnbackhoax.id, Postingan Facebookyangdibagikan di media sosial memuatberbagaipenjelasanterkait pendaftaran penerima bansos PKH melalui platform Telegram. Investigasitelahmengungkapkanbahwa klaim ini tidak benar.

Informasi dari Instagram resmi Kemensos @kemensosri, setiap calon penerima bansos wajib terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial terlebih dulu. DTKS adalah data induk yang berisi data pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial, penerima bantuan, dan pemberdayaan sosial, serta potensi dan sumber kesejahteraan sosial.

Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan, atau bisa juga secara online dengan aplikasi Cek Bansos Kemensos di ponsel Android. Tidak ditemukan informasi resmi dari Kemensos bahwa mereka membuka pendaftaran penerima bansos PKH melalui Telegram.

Masyarakat diimbau agar lebih teliti dan waspada terhadap segala modus penipuan. Terindikasi ketika memasuki tautan apalagi sampai meminta data pribadi yang bersangkutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....