Nuansa Khidmat Sambut Imlek 2577 di Sulut

  • 12 Feb 2026 16:08 WIB
  •  Manado
Video

RRI.CO.ID, Manado - Menjelang Hari Raya Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, nuansa khidmat dan sukacita semakin terasa di tengah masyarakat Tionghoa di Sulawesi Utara. Berbagai persiapan spiritual dan tradisi keagamaan mulai dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian penyambutan pergantian tahun.

Rohaniawan Kelenteng Kuangkong, Ferry Lambuun, menjelaskan bahwa rangkaian perayaan Imlek telah dimulai sejak awal Februari 2026. Tradisi diawali dengan pelaksanaan upacara sembahyang boege pada 2 Februari 2026 sebagai penanda pembuka seluruh rangkaian ritual menyambut tahun baru.

Menurut Ferry, sembahyang tersebut memiliki makna pembersihan diri sekaligus ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui. Selain itu, umat juga memanjatkan doa agar tahun yang baru membawa kesehatan, keselamatan, serta rezeki yang berlimpah bagi seluruh masyarakat.

Seiring mendekatnya puncak perayaan Imlek, aktivitas di kelenteng-kelenteng mulai meningkat. Umat berdatangan untuk beribadah, membersihkan altar, serta menyiapkan perlengkapan sembahyang sebagai wujud penghormatan terhadap tradisi leluhur yang terus dijaga secara turun-temurun.

Perayaan Imlek di Sulawesi Utara tidak hanya menjadi momentum religius bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam suasana penuh sukacita mencerminkan harmoni sosial yang terus terpelihara di daerah tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....