Renungan Katolik: Ampunilah Kesalahan Kami
- 13 Sep 2026 19:45 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado: Bacaan Injil hari ini, Minggu 13 September 2026 adalah Matius 18:21-35. Pada Matius 18:27-28 berkata "Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya. Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu!
Mengutip renungan Sabda Kehidupan yang ditulis oleh Pastor Revi Tanod, Pr, dengan judul "Ampunilah Kesalahan Kami Seperti Kamipun Mengampuni Yang Bersalah Kepada Kami", Pastor Revi mengatakan bahwa setiap kali kita mendoakan doa Bapa Kami, kita telah berjanji untuk mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Tapi kenyataannya, janji ini hanya sebatas di bibir saja. Untuk menyadarkan kita betapa Bapa di surga telah lebih dahulu mengampuni kita atas dosa dan pelanggaran kita yang luar biasa berat, Yesus menggunakan perbandingan yang sangat ekstrim mengenai pengampunan yang diberikan oleh seorang Raja kepada hambanya yang berhutang 10.000 talenta.
Sementara itu si hamba yang baru saja diampuni, tidak mampu mengampuni temannya yang berhutang hanya 100 dinar kepadanya.
Berapa besar sebenarnya hutang 10.000 talenta yang dihapus itu? Kalau kita mencari tahu melalui ‘Google’ maka jawabannya: 1 talenta = 6000 dinar. Dijelaskan pula bahwa nilai 1 dinar adalah upah kerja 1 hari. Jadi 6000 dinar adalah upah kerja untuk 6000 hari. Itu berarti 1 talenta sama dengan upah kerja untuk 16 tahun! Bila kita rupiahkan sesuai upah kerja di Indonesia, katakanlah Rp. 200.000/hari, maka nilai 1 talenta sama dengan 6000 x 200.000. Wow 1.2 M! Bagaimana kalau 10.000 talenta? 1.2 M x 10.000, bukankah totalnya sudah 12 trilyun rupiah? Bila berhutang 12 T diampuni dan dibebaskan, sementara temannya yang berhutang 100 dinar (100 x 200.000 = 20 juta) dicekik dan dipenjarakannya, betapa jahatnya si hamba itu!
Yesus mengingatkan kita bahwa hutang dosa kita tak mungkin terbayarkan. Namun Allah menghapus hutang dosa kita oleh darah Yesus di salib. Yesus memohonkan ampunan bagi kita di atas kayu salib, “Bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang dilakukannya.” (Luk 23:24). Maka sepantasnyalah kita mengampuni orang yang bersalah pada kita karena Allah telah lebih dahulu mengampuni kita. Ingatlah kita telah berjanji setiap berdoa Bapa Kami, “Ampunilah kesalahan kami seperti kamipun mengampuni yang bersalah pada kami.” Kalau kita tidak bisa mengampuni, ingatlah bahwa Tuhan juga tidak bisa mengampuni kita. Mari menjadi pengampun yang sejati, tanpa berhitung sudah berapa kali.
”Ya Yesus, jadikanlah hati kami seperti hatiMu yang penuh pengampunan. Amin.” Doa Pastor Revi menutup renungannya hari ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....