Renungan Katolik: Bukan Hanya Teori tapi Praktek

  • 21 Agt 2026 08:37 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Bacaan Injil hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, berdasarkan Kalender Liturgi Gereja Katolik adalah Matius 22:34-40. Pada bagian Matius 22:34-36 disebutkan "Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia: "Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"

Mengutip renungan Sabda Kehidupan oleh Pastor Revi Tanod, Pr, yang berjudul "Bukan Hanya Teori Tapi Praktek", Pastor Revi mengatakan bahwa para ahli Taurat dan orang Farisi selalu ingin mencobai Yesus untuk membenarkan dirinya dan menunjukkan bahwa mereka lebih tahu tentang semua hukum dan aturan dalam kitab Taurat. Tapi bagi Yesus bukan yang penting mengetahui manakah hukum yang paling utama dalam kitab Taurat, tapi melakukan apa yang diketahui, itu yang lebih penting. Bukan hanya teori tapi juga praktek. Pepatah berkata, ”People don’t care how much you know, until they know how much you care.” (Orang tidak peduli seberapa banyak yang kau ketahui, sampai mereka tahu seberapa besar engkau peduli).

Hukum yang paling utama yakni hukum cintakasih sudah ditetapkan lama dalam Kitab Taurat bahkan sudah diajarkan oleh banyak orang jauh sebelum Yesus. Tapi contoh yang nyata totalitas cinta yang tanpa syarat adalah Yesus sendiri. Ia mencintai kita sehabis habisnya. Ia mencintai sampai terluka, bahkan sampai mati. Ia begitu peduli dengan keselamatan kita hingga rela menyerahkan nyawaNya di atas kayu salib agar kita selamat.

Sesungguhnya lawan dari cintakasih bukanlah benci, tapi tidak peduli. Mau peduli adalah tanda bahwa kita sungguh mencintai Tuhan dan mencintai sesama. Rasul Yohanes berkata, “Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.” (1 Yoh 4:20).

Bahasa cinta adalah bahasa yang bisa didengar orang tuli dan bisa dilihat oleh orang buta. Melalui cinta kita yang nyata bagi sesama, orang dapat mengalami cinta Tuhan yang nyata melalui putra-putri Allah yang salung mencintai.

Teruslah mencintai seperti Yesus telah mencintai kita. Selamat hari Jumat, hari Yesus wafat demi cintaNya bagi kita, salam Pastor Revi di akhir renungannya hari ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....