Renungan Katolik: Janganlah Mencari Alasan untuk Menolak Undangan Tuhan
- 20 Agt 2026 13:53 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Bacaan Injil hari ini, Kamis 20 Agustus 2026 adalah Matius 22:2-3 disebutkan ”Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya. Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang.”
Mengutip renungan Pastor Revi Tanod, Pr, yang berjudul "Janganlah Mencari Alasan Untuk Menolak Undangan Tuhan", Pastor Revi mengatakan bahwa Yesus mengumpamakan Kerajaan Surga itu seperti perjamuan kawin putra raja. Tentu saja yang diundang adalah orang-orang pilihan. Para pembesar kerajaan dan orang-orang yang dekat dengan sang raja. Tapi sayang orang-orang pilihan ini tidak datang.
Mereka tidak peduli dengan undangan itu, dan mencari-cari alasan untuk tidak datang. Ada juga yang datang tapi menganggap remeh pesta itu padahal sebuah perjamuan nikah kerajaan. Mereka tidak mempersiapkan diri, asal hadir saja, menganggapnya formalitas atau basa basi. Betapa kecewanya si tuan pesta karena merasa tidak dihargai dan hanya disepelekan.
Undangan Allah untuk perjamuan nikah PuteraNya berlaku juga bagi kita, kata Pastor Revi. Undangan ini dimaksudkan Allah agar kita bersatu dengan Allah Tritunggal Mahakudus dan seluruh keluarga Allah. Inilah undangan persekutuan ibadah, perjamuan ekaristi. Bisa juga diperluas untuk undangan-undangan Allah lainnya yakni undangan rekoleksi, pendalaman iman atau pendalaman Kitab Suci, rosario, ibadah lingkungan.
Banyak orang yang mencari alasan untuk tidak datang. Sibuk adalah alasan yang paling gampang disampaikan. Allah Bapa memang tidak pernah memaksakan kehendakNya, karena manusia dikaruniai Tuhan kebebasan untuk menentukan pilihan.
Tapi jangan sampai Allah menyatakan murkaNya karena kita tidak peduli dan tidak menghargai undangan Allah. Kita akan terpisah dari kawanan dan hidup tanpa makna serta hampa.
Sayang bila kesadaran datang terlambat, hingga tak bisa menemukan jalan untuk kembali. Mari saling mengingatkan, saling mengajak, terus mencari yang hilang, memanggil pulang kembali.
Menutup renungannya, Pastor Revu mangatakan "Bahagianya hati bila semua bisa sampai ke tujuan keselamatan. Mari penuhi undangan Tuhan, hadirlah dalam persekutuan umat Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....