Budayakan Safety Driving demi Keselamatan Bersama

  • 13 Agt 2026 13:04 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Keselamatan berkendara atau safety driving menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan setiap pengguna jalan. Tidak hanya untuk melindungi keselamatan diri sendiri, penerapan safety driving juga bertujuan mengurangi risiko kecelakaan, mencegah kerugian materi, serta menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

Kebiasaan berkendara yang kurang waspada dapat memicu kecelakaan, bahkan dalam kondisi jalan yang terlihat aman. Bayangkan, seseorang sedang berkendara pada pagi hari dengan kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas yang tidak terlalu padat. Situasi tersebut mungkin membuat pengemudi merasa aman dan menurunkan tingkat kewaspadaan. Namun, dalam hitungan detik, kendaraan di depan dapat berhenti secara mendadak. Jika pengemudi terlambat mengantisipasi dan menginjak rem, kecelakaan pun tidak dapat dihindari. Benturan yang terlihat ringan tetap dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari kerusakan kendaraan hingga kerugian finansial dan cedera.

Pentingnya keselamatan berkendara juga menjadi perhatian. Dikutip dari laman resmi polri.go.id keselamatan berkendara penting untuk melindungi nyawa, meminimalkan risiko kecelakaan, serta menjaga kelancaran lalu lintas dengan mematuhi rambu dan meningkatkan kewaspadaan. Salah satu dampak kecelakaan adalah kerugian materi. Kerusakan kendaraan dapat membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit. Selain itu, pengemudi juga dapat mengalami biaya tambahan selama kendaraan berada di bengkel atau ketika harus menggunakan transportasi alternatif.

Kecelakaan juga dapat menyebabkan cedera, meskipun benturan yang terjadi tergolong ringan. Cedera pada bagian leher dan punggung maupun dampak psikologis dapat muncul setelah kecelakaan dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Tidak hanya kerugian materi dan kesehatan, kecelakaan juga dapat menghabiskan waktu. Pengemudi harus menghentikan perjalanan, menangani kerusakan kendaraan, membuat laporan, hingga menyelesaikan persoalan dengan pihak lain yang terlibat.

Karena itu, safety driving tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengendalikan kendaraan, tetapi juga dengan sikap dan kedisiplinan pengemudi. Menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta selalu memperhatikan kondisi di sekitar merupakan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Pengemudi juga disarankan tidak memaksakan diri untuk berkendara ketika sedang mengantuk, kelelahan, atau dalam kondisi emosi yang tidak stabil.

Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Kewaspadaan dan kedisiplinan dalam berkendara dapat membantu mencegah kecelakaan serta mengurangi berbagai dampak yang ditimbulkannya.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak hanya mengejar waktu dalam perjalanan, tetapi juga memastikan dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

(Sumber:tribratanews.polri.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....