Informasi Melimpah, Wawasan Jangan Sampai Hilang

  • 13 Agt 2026 13:03 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat kini semakin mudah memperoleh berbagai pengetahuan. Hanya dengan mengetikkan kata kunci di mesin pencari, jutaan informasi dapat diakses dalam hitungan detik. Namun, banyaknya informasi yang dimiliki seseorang belum tentu membuatnya memiliki wawasan yang luas.Lantas, apa sebenarnya perbedaan antara pengetahuan dan wawasan, dan mana yang lebih penting dalam kehidupan sehari-hari?

Pengetahuan dan wawasan merupakan dua hal yang saling berkaitan, tetapi memiliki makna yang berbeda. Mengutip laman polri.go.id pengetahuan dapat dipahami sebagai fondasi berupa fakta, informasi, maupun teori yang diperoleh melalui proses belajar dan pengalaman. Pengetahuan menjawab pertanyaan tentang apa. Misalnya, mengetahui rumus matematika, mengetahui siapa presiden pertama Indonesia, hingga memahami cara kerja sebuah mesin kendaraan.

Pengetahuan dapat dipelajari, diuji, ditulis, dan ditransfer dari satu orang kepada orang lainnya. Namun, memiliki pengetahuan yang luas belum tentu berarti seseorang mampu memahami makna di balik informasi tersebut. Di sinilah wawasan memiliki peran penting. Wawasan merupakan pemahaman yang lebih mendalam dan menyeluruh, yang terbentuk melalui proses berpikir, refleksi, pengamatan, serta pengalaman. Wawasan tidak hanya berbicara tentang apa yang diketahui, tetapi juga membantu seseorang memahami mengapa sesuatu terjadi dan bagaimana menyikapinya.

Contohnya, seseorang tidak hanya mengetahui bahwa kesuksesan membutuhkan usaha, tetapi juga memahami bahwa setiap pencapaian membutuhkan proses, ketekunan, dan kegagalan yang harus dilalui. Begitu pula dalam kehidupan sosial. Wawasan membantu seseorang menyadari bahwa setiap individu memiliki latar belakang dan persoalan yang tidak selalu terlihat oleh orang lain. Dalam kehidupan nyata, pengetahuan dan wawasan tidak dapat dipisahkan. Pengetahuan dapat membuat seseorang memiliki kemampuan dan kecerdasan. Sementara wawasan membantu seseorang menentukan bagaimana pengetahuan tersebut digunakan secara tepat.

Tanpa wawasan, pengetahuan bahkan berpotensi disalahgunakan. Karena itu, seseorang tidak cukup hanya mengetahui banyak hal. Ia juga perlu memahami konteks, mempertimbangkan dampak, serta mampu mengambil keputusan secara bijaksana. Wawasan juga menjadi penting ketika seseorang menghadapi persoalan yang tidak memiliki satu jawaban pasti. Dalam kondisi penuh ketidakpastian, kemampuan melihat persoalan dari berbagai sudut pandang dapat membantu seseorang menentukan sikap dan mengambil keputusan.

Wawasan sendiri dapat dikembangkan melalui berbagai cara. Mulai dari membiasakan diri melakukan refleksi, mendengarkan pengalaman orang lain, melatih empati, hingga tidak takut menghadapi kesalahan dan kegagalan. Sebab, pengalaman hidup sering kali memberikan pemahaman yang tidak selalu bisa diperoleh hanya melalui buku atau teori. Pada akhirnya, pengetahuan dan wawasan memiliki peran yang sama-sama penting. Pengetahuan memberikan dasar untuk memahami dunia, sementara wawasan membantu seseorang menggunakan pengetahuan tersebut dengan tepat dan bijaksana.

Di era banjir informasi seperti sekarang, tantangannya bukan hanya bagaimana memperoleh sebanyak mungkin informasi, tetapi juga bagaimana memahami, menyaring, dan menggunakannya untuk mengambil keputusan yang lebih baik. Karena menjadi pintar membutuhkan pengetahuan, tetapi menjadi bijak membutuhkan wawasan.

(Sumber:tribratanews.polri.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....