Renungan Katolik: Belajar Percaya Seperti Keluarga Kudus di Betania

  • 29 Jul 2026 07:48 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado: Bacaan Injil hari ini, Rabu, 29 Juli 2026 (Peringatan St Marta, Maria dan Lazarus, Keluarga Kudus Betania), adalah Yohanes 11:19-27. Pada ayat 25-26 berbunyi: "Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"

Mengutip renungan yang ditulis oleh Pastor Revi Tanod, Pr dengan judul "Belajar Percaya Seperti Keluarga Kudus Di Betania", Pastor Revi mengatakan bahwa kakak beradik Marta, Maria dan Lazarus adalah sebuah keluarga yang begitu dekat dengan Yesus sebagaimana dikisahkan dalam Injil Lukas dan Yohanes. Yesus sering mampir di rumah mereka di Betania dalam perjalanan ke Yerusalem. Keyakinan iman kakak beradik ini akan Yesus kiranya menjadi teladan bagi kita dalam beriman kepada Yesus. Demikian juga kecintaan mereka satu sama lain sebagai kakak beradik menjadi contoh bagi keluarga kita.

Dikisahkan dalam Lukas 10:38-42, bagaimana Yesus memuji Maria yang duduk bersimpuh depan kakiNya, memberi perhatian sepenuhnya pada perkataan Yesus. Ia begitu terpesona mendengarkan Yesus. Suatu teladan bagi kita untuk memberi waktu mendengarkan Yesus berbicara kepada kita, serta memberi perhatian penuh pada apa yang disabdakan Yesus. Sementara Marta menjadi teladan dalam hal bekerja dengan rajin dan tekun untuk melayani Yesus.

Ketika Lazarus adik mereka meninggal dunia, iman Marta dan Maria akan kuasa Yesus untuk membangkitkan orang mati, menyentuh hati Yesus untuk segera membangkitkan Lazarus yang sudah 4 hari dalam kubur. Marta maupun Maria mengungkapkan iman mereka dengan kata-kata yang sama: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.” (Yoh 11:21,32). Yesus begitu tersentuh hatiNya menyaksikan kecintaan mereka akan adiknya Lazarus dan iman mereka yang teguh kepadaNya. Kesaksian iman mereka menjadi berkat bagi Lazarus sehingga Yesus membangkitkannya dari kematian.

Demikian juga iman kita yang teguh akan Yesus, bukan hanya menyelamatkan kita, tapi juga orang lain yang kita doakan kepada Yesus. Semoga persaudaraan kakak beradik keluarga Betania ini, menjadi contoh bagi kita untuk saling peduli dan saling mendoakan antar saudara bersaudara. Semoga iman mereka akan Yesus meneguhkan iman kita. Kita-pun dapat menjadi seperti Lazarus, bangkit dari kubur masa lalu. Biarlah pengalaman pahit dan luka batin dalam keluarga menjadi masa lalu. Kita mati terhadap semuanya itu dan mengalami pemulihan oleh kasih Yesus yang selalu mau menumpang di rumah kita. Jadilah selalu sahabat dekat Yesus. Jadikanlah rumah kita tempat Yesus menumpang dan tinggal, kata Pastor Revi menutup renungannya hari ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....