Renungan Katolik: Belas Kasih adalah Dasar Utama Semua Hukum
- 17 Jul 2026 19:17 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado: Bacaan Injil hari ini, Jumat 17 Juli 2026 adalah Matius 12:1-8. Pada
Matius 12:7 disebutkan "Jawab Yesus kepada orang-orang Farisi) “Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.”
Mengutip Sabda Kehidupan oleh Pastor Revi Tanod, Pr, yang berjudul Belas Kasih Adalah Dasar Utama Semua Hukum, Pastor Revi mengatakan bahwa orang-orang Farisi merasa dirinya sebagai penegak hukum Sabat. Bahkan untuk menunjukkan kewenangannya dalam penafsiran Hukum Musa, yakni 10 perintah Allah, mereka menambahkan pelbagai aturan tambahan yang justru bertentangan dengan hukum utama yakni Cinta Kasih.
Dalam banyak hal ternyata mereka sendiri tidak menerapkannya. Yesus tahu kemunafikan mereka, karena itu Ia menunjukkan apa sebenarnya yang menjadi dasar semua hukum yakni belaskasih kepada sesama.
Oleh karena itu Yesus membiarkan murid-muridNya memetik bulir gandum dan memakannya pada hari Sabat. Perut yang lapar perlu diisi agar tidak sakit dan kekurangan energi.
Demikian juga Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, karena kesehatan itu paling utama, bahkan tidak bisa menunda waktu. Lebih dari itu, agar supaya kasih Allah yang sanggup memulihkan hidup manusia, dinyatakan dalam diri Yesus, Tuhan dan Saudara kita.
Sesungguhnya keluhuran suatu perbuatan sangat ditentukan oleh motif atau maksud di baliknya. Suatu perbuatan yang kelihatannya baik, menjadi tidak baik karena misalnya ada maksud yang tidak baik di baliknya. Antara lain untuk mencari popularitas, sekedar pencitraan, basa basi atau bahkan untuk memanipulasi.
Allah menghendaki agar motivasi terdalam kita adalah cintakasih yang tulus. Janganlah berhenti hanya sekedar memenuhi aturan tapi dari kedalaman hati untuk tujuan yang luhur.
Mengakhiri renungannya, Pqstor Revi berharap kiranya Firman Tuhan hari ini membantu kita untuk memberi hikmat kebijaksanaan serta kesadaran akan nilai terdalam di balik sebuah pilihan atau keputusan dalam bertindak.
Semoga Sabda Allah menjadi hati nurani kita, agar semakin menyerupai Yesus dalam bertindak: yakni selalu terdorong oleh belaskasih, amin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....