Renungan Katolik: Refleksi Diri

  • 22 Jun 2026 08:34 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado: Bacaan Injil hari ini, Senin, 22 Juni 2026, berdasarkan Kalender Liturgi Gereja Katolik adalah Matius 7:1-5. Pada ayatanya yang ke 1-2 berbunyi

”Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

Mengutip renungan Sabda Kehidupan oleh Pastor Revi Tanod, Pr, yang berjudul "Refleksi Diri", Pastor Revi mengisahkan seorang bernama Nasrudin Hoya dari hikayat cerita kebijaksanaan rakyat Turki. Ia suka membaca buku, sekalipun berada di atas keledainya. Pada suatu ketika ia keluar dari rumah dengan mengendarai keledainya sambil ia terus membaca buku. Tanpa disadarinya si keledai berjalan memutar dan kembali lagi ke rumahnya sendiri dan berhenti tepat di depan pekarangan rumahnya. Pikir bahwa ia sudah sampai, Nasrudin lalu mengangkat muka dan saat memandang sekitar ia melihat halaman yang kotor serta rumah yang sudah usang tak terawat. Dengan kesal ia lalu berkata, “Sungguh pemilik rumah ini adalah seorang pemalas.

Hanya mementingkan diri sendiri dan tidak peduli lingkungan sekitarnya. Bahkan rumahnya-pun dibiarkan tak terawat. Sampah berserakkan di mana-mana, rumput tak pernah dipotong.” Ia terus mengumpat melihat semua yang tidak beres dan menurutnya kurang dan keliru. Tiba-tiba keledainya menghentakkan kaki dan membuatnya tersadar bahwa ia berada di depan rumahnya sendiri. Apa yang dikatakannya tadi tidak lain adalah tentang rumahnya sendiri dan tentu saja tentang dirinya sendiri.

Dalam Injil hari ini, Yesus meminta kita untuk berkaca dan melihat diri sendiri dengan jujur dan tulus, sebelum melihat kekurangan dan kesalahan orang lain. Jangan sampai kita menghakimi orang lain tanpa sendiri berkaca pada kekurangan dan kesalahan diri sendiri yang lebih besar dari orang lain. Ingatlah bahwa ketika sebuah jari menunjuk orang lain dan semua kekurangannya, ada tiga jari menunjuk diri sendiri dan ada jari ibu yang menunjuk ke langit.

”Ya Bapa, ampunilah kami bila sering menghakimi orang lain dan merasa diri paling benar. Bantulah kami untuk dapat memeriksa batin kami, menyadari keterbatasan, dosa dan salah kami. Berilah kami mata hati yang tulus dan murni untuk dapat melihat kebaikan sesama, berpikir positif dan jauh dari prasangka. Amin", Pastor Revi menutup renungannya hari ini dengan doa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....