Renungan Katolik: Jangan Kuatir, Yesus Jaminannya

  • 20 Jun 2026 22:30 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Bacaan Injil hari ini, Sabtu 20 Juni 2026 adalah Matius 6:24-34, yang pada Matius 6:25,33 berbunyi:

”Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

Mengutip renungan Pastor Revi yang berjudul "Jangan Kuatir, Yesus Jaminannya!", Pastor Revi mengatakan bahwa Yesus telah menjadi manusia dan Ia sungguh mengerti bahwa hidup kita manusia dipenuhi dengan berbagai macam kekuatiran. Ada saja hal yang dapat menimbulkan kekuatiran. Dimulai dengan apa yang mendasar yakni makan dan minum serta pakaian.

Selanjutnya kita kuatir akan sakit penyakit yang membawa derita apalagi tidak punya cukup uang untuk berobat.

Belum lagi kalau kita memikirkan orang lain, anggota keluarga kita, anak-anak dan masa depan mereka, orangtua kita dan kesehatan mereka, dan kekhawatiran akan pelbagai masalah di sekitar, perang dan perselisihan.

Kekuatiran ini bahkan menjadi ketakutan bila kematian datang menjemput kita dan orang-orang yang kita cintai.

Yesus datang memberi kita jaminan untuk hidup yang damai dan tenang, terlepas dari pelbagai kekuatiran hidup. Sabda Yesus, “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,” Sesungguhnya sama dengan ajakan Yesus, “Marilah kepadaKu kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.” (Mat 11:28).

Tawaran Yesus, “tinggallah dalam Aku dan Aku tinggal dalam kamu,” adalah jawaban atas semua kekuatiran kita. Bila kita tinggal dalam Yesus dan bersatu denganNya sebagai Pokok Anggur hidup kita dan kita menjadi ranting-ranting Yesus, apa lagi yang perlu kita kuatirkan?

Maka sebenarnya yang perlu kita kuatirkan adalah bila kita jauh dari Yesus dan tidak lagi tinggal bersamaNya. Bila kita hanya mengandalkan kemampuan diri kita dan tidak mau bersandar padaNya. Betapa rapuh pondasi hidup kita, tanpa iman, harapan dan kasih akan Yesus.

Mari datanglah pada Yesus, kembali kepadaNya, letakkan semua kekuatiran kita dalam tanganNya, hiduplah bersamaNya. Damai sejahtera Yesus, kelimpahan hidup dalam Dia, itulah sukacita kita. Jaminan hidup dalam Yesus mengangkat semua kekuatiran kita. Bahkan kematianpun tak lagi menakutkan kita, karena Yesus telah mati bagi kita dan menjadikan kita pemenang hidup oleh iman kita padaNya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....