Renungan Katolik: Tuhan Menjadi Makanan Kita
- 07 Jun 2026 07:32 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Bacaan Injil hari ini, Minggu 07 Juni 2026. Hari Raya Tubuh Dan Darah Kristus, Yohanes 6:51-58. Pada ayat 54-56 disebutkan ”Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.”
Mengutip renungan yang ditulis oleh Pastor Revi Tanod, Pr, yang berjudul "Tuhan Menjadi Makanan Kita", Pastor Revi mengatakan "kita tak dapat hidup bila tidak makan dan minum. Tubuh kita membutuhkan asupan makanan untuk tumbuh dan berkembang. Kita perlu energi untuk hidup dan berkarya.
Namun sebagai mahkota ciptaan, Tuhan menghendaki agar kita tidak hanya hidup di dunia ini, namun sampai pada hidup kekal di surga. Dan untuk itu tak ada satupun makanan yang dapat menjamin kita hidup sampai selamanya.
Maka Yesus datang ke dunia diutus BapaNya agar “setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yoh 6:13).
Untuk itu Yesus memberikan seluruh hidupNya, bahkan Tubuh dan DarahNya menjadi santapan harian kita, jasmani maupun rohani. Sabda Yesus inilah yang menjadi jaminan hidup yang berkelimpahan dalam Dia, kataNya, “Daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.”(Yoh 6:55-56)
Inilah makanan dalam rupa roti dan anggur yang diadakan Yesus bersama murid-muridNya saat perjamuan malam terakhir. Yesus mengambil roti dan berkata, “Inilah tubuhKu, makanlah!” Yesus mengambil anggur dan berkata, “Inilah darahKu, minumlah!”
Yesus menghendaki agar tubuh dan darahNya menjadi santapan harian kita, makanan utama kita untuk dapat berjalan bersamaNya selagi kita hidup di dunia ini agar sampai ke hidup yang kekal.
Inilah maksud Yesus ketika mengajar doa Bapa Kami, Ia meminta kita berdoa, “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.” Sesungguhnya makanan yang kita minta adalah “tubuh dan darah” Yesus sendiri.
Betapa agung dan mulia kasih Allah bagi kita sehingga tubuh dan darah Yesus menjadi santapan sejati jiwa dan raga kita, santapan jasmani dan surgawi. Dengan demikian digenapilah Sabda Yesus, “Tinggallah dalam Aku dan Aku tinggal di dalam kamu.” (Yoh 6:56; Yoh 15:4).
”Segala pujian dan syukur bagiMu ya Yesus. Engkau telah memberikan tubuh dan darahMu menjadi santapan jiwa dan raga kami. Tinggallah dalam kami dan kami tinggal di dalamMu, seperti ranting yang bersatu dengan Pokok Anggur. Biarlah tubuh dan darahMu menjadi tubuh dan darah kami, agar kami terus berakar, bertumbuh dan berbuah subur untuk Kerajaan Allah hingga hidup yang kekal di surga.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....