Renungan Katolik: Jangan Sampai Lupa Diri
- 01 Jun 2026 11:01 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado: Bacaan Injil hari ini, Senin, 1 Juni 2026 adalah Markus 12:1-12. Pada ayat 6-8 berbunyi "Sekarang tinggal hanya satu orang anaknya yang kekasih. Akhirnya ia menyuruh dia kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani. Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita. Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu."
Mengutip renungan Sabda Kehidupan oleh Pastor Revi Tanod, Pr, yang berjudul "Jangan Sampai Lupa Diri", Pastor Revi mengatakan "dalam perumpamaan tentang para penggarap kebun anggur ini, Yesus mengingatkan para pemimpin Yahudi, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, sesungguhnya mereka hanyalah penggarap kebun anggur Tuhan, yakni umat Israel. Mereka bukanlah pemilik kebun anggur.
Tapi bukannya bekerja sebagai penggarap kebun atau pelayan umat Allah, mereka bertindak sebagai pemilik dan penguasa atas semua kebun anggur Tuhan.
Mereka bahkan berusaha menyingkirkan dan akhirnya membunuh Putra Allah, ahli waris yang berhak mendapatkan hasil atas kebun anggur BapaNya.
Betapa hebatnya pengaruh dosa yang telah merasuk ke segala sudut kehidupan manusia, sehingga manusia berusaha untuk menyingkirkan Tuhan dari hidupnya. Orang lupa bahwa bumi ini bukan miliknya. Bahkan hidup ini bukanlah milik kita. Kita hanyalah penggarap yang ditempatkan Tuhan untuk bekerja bagi Tuhan, menghasilkan buah-buah kebaikan untuk Kerajaan Allah.
Beberapa tahun lalu ketika dunia dilanda virus Covid, orang sadar siapa sebenarnya penguasa hidup dan mati kita. Orang berhenti bekerja dan juga berhenti dari berbagai tindakan yang merusak. Orang kembali merawat bumi, menjaga kebersihan dan peduli pada kesehatan. Orang sadar bahwa kita harus saling membantu, karena hidup begitu rentan dan kita bisa sewaktu-waktu terjangkit, sakit bahkan mati. Tapi seiring berlalunya pandemi ini, demikian juga iman akan Tuhan ikut berlalu. Orang kembali pada kebiasaan lama, lupa diri dan hanya mengejar ambisi dan kepentingan diri sendiri, lupa bahwa hidupnya hanya sementara.
Mari kembali ke jalan Tuhan, membaktikan seluruh hidup kita demi tujuan Tuhan. Kita mengolah alam dan lingkungan dengan bertanggungjawab, dan menjalani hidup dalam persaudaraan kasih bersama sesama ciptaan Tuhan. Mari kembali menempatkan Tuhan sebagai pemilik hidup kita dan kita hidup untuk kemuliaan Tuhan, ajak Pastor Revi menutup renungannya hari ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....