Daya Tahan Tubuh Kunci Menghadapi Cuaca yang Tidak Menentu

  • 26 Mei 2026 09:00 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini dinilai dapat memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat. Cuaca yang sulit diprediksi, mulai dari panas terik di pagi hari hingga hujan deras pada siang atau sore hari, membuat tubuh harus bekerja lebih keras untuk beradaptasi.

Kondisi tersebut berpotensi menurunkan daya tahan tubuh apabila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat. Dikutip dari laman kemkes.go.id konsumsi makanan bergizi menjadi langkah utama untuk menjaga sistem imun tetap optimal saat cuaca berubah.

Perubahan suhu dan kelembapan udara diketahui dapat mempermudah penyebaran virus penyebab flu, batuk, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Selain itu, tubuh juga membutuhkan energi lebih untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan cuaca yang ekstrem.

Akibatnya, sejumlah gejala ringan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga badan terasa lemas lebih mudah muncul ketika kondisi cuaca tidak stabil.

Untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak menentu, masyarakat dianjurkan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain mencuci tangan menggunakan sabun secara rutin, menghindari kebiasaan menyentuh wajah, serta menggunakan masker saat berada di tempat ramai atau dekat orang yang sedang sakit.

Selain itu, pemenuhan nutrisi pendukung imun juga menjadi hal penting. Tubuh membutuhkan asupan protein, vitamin C, vitamin D, zinc, dan antioksidan agar sistem kekebalan tubuh dapat bekerja optimal. Nutrisi tersebut dapat diperoleh dari buah dan sayur segar, kacang-kacangan, serta ikan berlemak.

Masyarakat juga diingatkan untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh meskipun cuaca dingin sering membuat rasa haus berkurang. Disarankan untuk mengonsumsi sekitar tujuh hingga delapan gelas air per hari guna menjaga fungsi sel tubuh dan kesehatan saluran pernapasan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Di sisi lain, kualitas tidur turut berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam membantu tubuh memproduksi antibodi dan memperkuat sistem imun.

Aktivitas fisik secara rutin juga dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh. Olahraga ringan seperti jalan cepat, yoga, maupun bersepeda santai selama 30 menit per hari dinilai efektif membantu melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan kinerja sel imun.

Selain menjaga pola hidup sehat, masyarakat diminta tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan dengan menggunakan jaket saat cuaca dingin, membawa payung atau jas hujan, serta menghindari aktivitas berat ketika cuaca buruk terjadi.

Menjaga daya tahan tubuh dinilai tidak bisa dilakukan secara instan. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci utama agar tubuh tetap sehat dan mampu menghadapi perubahan cuaca yang terjadi setiap hari.

(Sumber:kemkes.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....