Mengenal Plus Minus Rem ABS dan Non ABS
- 24 Mei 2026 19:22 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Dalam dunia otomotif, teknologi pengereman menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keselamatan pengendara. Salah satu fitur yang kini semakin banyak digunakan adalah ABS atau Anti-lock Braking System. S ebagaimana dikutip dari laman auto2000.co.id Sistem ini dirancang untuk mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Namun, masih banyak kendaraan yang menggunakan rem non ABS karena dianggap lebih sederhana dan murah dalam perawatan. Kedua sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tergantung kebutuhan pengguna.
Dilansir dari laman www.wahanahonda.com Motor dengan sistem ABS memiliki keunggulan utama pada aspek keselamatan. Saat pengendara melakukan pengereman mendadak, roda tidak langsung terkunci sehingga motor tetap lebih stabil dan mudah dikendalikan. Teknologi ini sangat membantu ketika jalan licin, hujan, atau kondisi darurat di jalan raya. Karena itulah banyak motor keluaran terbaru mulai menggunakan fitur ABS terutama pada motor sport dan skuter premium.
Dikutip dari laman www.yamaha-motor.co.id Meski begitu, motor ABS juga memiliki beberapa kekurangan. Harga motor dengan fitur ABS biasanya lebih mahal dibanding versi non ABS. Selain itu, biaya servis dan penggantian komponen juga relatif lebih tinggi karena sistem pengeremannya lebih kompleks. Untuk sebagian pengendara yang terbiasa dengan pengereman manual, sensasi pengereman ABS terkadang dianggap kurang “pakem” karena ada getaran saat sistem bekerja.
Di sisi lain, motor non ABS memiliki kelebihan dari segi harga yang lebih ekonomis dan perawatan yang lebih sederhana. Banyak pengendara merasa pengereman non ABS lebih responsif untuk kondisi tertentu, terutama bagi yang sudah terbiasa mengontrol tekanan rem secara manual. Sistem ini juga lebih mudah diperbaiki karena komponennya tidak serumit ABS.
Namun, kekurangan motor non ABS cukup terasa ketika pengereman mendadak dilakukan di kecepatan tinggi atau jalan licin. Roda bisa terkunci sehingga motor berisiko tergelincir dan kehilangan keseimbangan. Karena itu pengendara motor non ABS perlu memiliki teknik pengereman yang baik agar tetap aman saat berkendara.
Pada akhirnya, pilihan antara ABS dan non ABS kembali pada kebutuhan dan gaya berkendara masing-masing. Jika mengutamakan keselamatan dan sering berkendara di jalan ramai atau licin, ABS bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Namun jika mempertimbangkan biaya dan penggunaan harian biasa, motor non ABS masih tetap layak digunakan selama pengendara memahami teknik pengereman dengan benar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....