Renungan Katolik: "Eh, Petrus juga Kepo"
- 23 Mei 2026 13:38 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Bacaan Injil hari ini, berdasarkan Kalender Liturgi Gereja Katolik adalah Yohanes 21:20-25. Pada ayat 21-22 dikatakan :Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?" Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
Mengutip renungan yang ditulis Pastor Revi Tanod, Pr, dengan judul "Eh… Petrus juga Kepo", Pastor Revi mengatakan "Mau cari tahu urusan orang lain, dalam bahasa gaul disebut KEPO. Ini adalah sebuah singkatan dalam bahasa Inggris: “Knowing Every Particular Object” artinya ingin tahu setiap hal khusus, entah mengenai sesuatu atau orang lain." Dalam Injil hari ini, diceritakan bahwa Petrus tergoda juga untuk ‘kepo’ mengenai Yohanes, karena kedekatannya dengan Yesus. Ada pula unsur cemburu dalam diri Petrus yang merasa Yesus lebih memperhatikan Yohanes.
Peduli akan orang lain tentulah baik. Tapi kalau ingin mencampuri urusan orang lain alias ‘kepo’ yang berlebihan tentulah tidak baik. Apalagi bila ingin tahu sesuatu yang negatif dan kelemahan orang lain. Dari sana muncul gosip dan segala turunannya. Ujungnya adalah penghakiman oleh jari yang selalu menunjuk kesalahan dan kekurangan orang lain, kata Pastor Revi.
Yesus mengajak Petrus untuk lebih melihat ke dalam diri sendiri, apa saja yang perlu untuk membangun relasi yang lebih intim dengan Yesus agar setia mengikuti Dia.
Kalau kita yakin bahwa Tuhan memandang istimewa diri kita karena kita adalah orang pilihan, bukan berarti kita menjadi lebih istimewa dari orang lain.
Kalau kita diberi lebih, bukan berarti yang lain kurang diberi. Atau sebaliknya. Jangan sampai kita merasa hebat karena menerima lebih, atau sebaliknya merasa cemburu dan iri hati karena mendapatkan kurang dibanding orang lain.
Sulit bagi kita untuk bersyukur dan bahagia karena “baper” (terbawa perasaan).
| Baca juga: Renungan Katolik: Refleksi Diri |
Mari kita bersyukur menjadi pengikut Yesus bersama dengan semua saudara yang lain. Kita saling bersaudara, berjalan bersama melayani Tuhan. Jauhkan keinginan untuk menang sendiri atau besar sendiri, selalu bahagia ada bersama umat beriman lainnya, pesan Pastor Revi menutup renungannya.
”Datanglah ya Roh Kudus, penuhilah hati umatMu dan nyalakanlah di dalamnya api cinta kasihMu.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....