Racun Ular Dapat Menyebar Cepat tanpa Penanganan Tepat
- 21 Mei 2026 14:58 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Gigitan ular berbisa termasuk kondisi darurat yang memerlukan penanganan secepat mungkin karena racun dapat menyebar ke seluruh tubuh dalam waktu singkat. Salah satu pertolongan pertama yang paling dianjurkan adalah imobilisasi, yaitu menjaga bagian tubuh yang tergigit tetap tidak bergerak agar penyebaran racun melalui sistem getah bening berlangsung lebih lambat. Semakin aktif korban bergerak, semakin cepat pula racun menyebar ke organ tubuh lainnya.
Korban gigitan ular perlu segera ditenangkan agar denyut jantung tidak meningkat terlalu cepat. Bagian tubuh yang terkena gigitan sebaiknya berada sejajar atau lebih rendah dari posisi jantung. Setelah itu, area gigitan dibalut menggunakan perban elastis dengan tekanan sedang, dimulai dari bagian bawah menuju atas. Selanjutnya, anggota tubuh yang tergigit dipasang bidai menggunakan kayu, papan, atau benda keras lain supaya tetap stabil selama perjalanan menuju fasilitas kesehatan.
Dalam jurnal Emergency Treatment of a Snake Bite: Pearls from Literature dijelaskan bahwa tujuan utama pertolongan pertama pada korban gigitan ular adalah memperlambat penyerapan racun sekaligus menjaga kondisi tubuh tetap stabil sebelum mendapatkan bantuan medis. Penelitian ini menyebutkan bahwa imobilisasi sangat penting karena gerakan otot dapat mempercepat perpindahan racun ke bagian tubuh lain. Jurnal tersebut juga menegaskan bahwa tindakan lama seperti menyedot racun dengan mulut, menyayat luka, memberikan es, atau memasang torniket sudah tidak dianjurkan karena dapat memperburuk kerusakan jaringan. Selain itu, korban disarankan tetap tenang untuk membantu menjaga denyut jantung tetap stabil.
Penelitian dalam jurnal Snake Bite in South Asia: A Review mengungkap bahwa banyak kasus kematian akibat gigitan ular dipengaruhi oleh keterlambatan pertolongan pertama dan kesalahan penanganan awal. Korban dianjurkan tidak berjalan jauh atau melakukan aktivitas berat setelah tergigit karena kontraksi otot dapat mempercepat penyebaran racun melalui sistem getah bening. Oleh sebab itu, pemasangan bidai pada anggota tubuh yang tergigit sangat dianjurkan agar posisinya tetap diam selama perjalanan menuju rumah sakit.
| Baca juga: PLN Nusa Daya Juara Kompetisi Yantek 2026 |
Sementara itu, jurnal Animals Hazardous to Humans menjelaskan bahwa teknik pressure immobilization dilakukan dengan membalut area tubuh yang tergigit menggunakan perban elastis lalu menjaga anggota tubuh tetap tidak bergerak. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode tersebut efektif memperlambat perpindahan racun melalui sistem getah bening sehingga tenaga medis memiliki waktu lebih banyak untuk memberikan antibisa dan penanganan lanjutan. Teknik ini juga dianggap sebagai salah satu langkah pertolongan pertama paling efektif pada beberapa jenis gigitan ular berbisa.
Imobilisasi memang tidak dapat menyembuhkan gigitan ular secara langsung, tetapi langkah ini sangat penting untuk memperlambat penyebaran racun sampai korban memperoleh antibisa dan penanganan medis yang tepat. Pertolongan pertama yang cepat dan benar dapat membantu menurunkan risiko komplikasi serius bahkan kematian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....