Bahaya Cakaran Kucing Penyakit hingga Komplikasi

  • 21 Mei 2026 15:25 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Cakaran dan gigitan kucing yang kerap dianggap sepele ternyata dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Salah satu penyakit yang dapat ditularkan adalah cat scratch disease (CSD) atau demam cakaran kucing, yang disebabkan oleh bakteri Bartonella henselae.

Bakteri ini umumnya terdapat dalam air liur kucing dan dapat menular ke manusia melalui cakaran atau gigitan, terutama jika luka terbuka terkena air liur hewan yang terinfeksi. Kucing dapat terinfeksi bakteri ini melalui gigitan kutu, dan anak kucing di bawah usia satu tahun disebut memiliki risiko lebih tinggi menularkan penyakit tersebut.

Gejala CSD biasanya muncul beberapa hari setelah terinfeksi. Tanda awal yang umum terjadi adalah munculnya benjolan merah atau lepuhan di area bekas cakaran atau gigitan. Benjolan tersebut dapat berkerak dan kadang berisi nanah, meski umumnya tidak menimbulkan rasa sakit.

Selain gejala lokal pada kulit, CSD juga dapat menimbulkan pembengkakan kelenjar getah bening serta demam. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi ini dapat berkembang menjadi komplikasi serius yang menyerang organ tubuh seperti otak, mata, jantung, maupun organ dalam lainnya.

Kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi berat adalah anak-anak usia 5 hingga 14 tahun serta individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Masyarakat yang memiliki kontak dengan kucing diimbau untuk tetap waspada. Jika mengalami cakaran atau gigitan, langkah pertolongan pertama yang disarankan adalah segera mencuci luka dengan sabun dan air mengalir, kemudian mengoleskan antiseptik.

Apabila muncul gejala seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening, atau luka yang berasal dari kucing yang tidak diketahui status vaksinasinya, masyarakat disarankan segera mencari bantuan medis.

Dengan penanganan yang tepat dan kewaspadaan sejak awal, risiko komplikasi akibat cakaran kucing dapat diminimalkan

(Sumber:tribratanews.polri.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....