Jangan Beli Mobil Second kalau Tidak Tahu Ini
- 19 Mei 2026 16:31 WIB
- Manado
RRI.CO.ID,Manado - Membeli mobil bekas memang bisa jadi solusi hemat. Harga lebih murah, pilihan banyak, dan kadang kondisinya masih sangat layak pakai. Tapi banyak orang menyesal setelah membeli mobil second karena hanya melihat tampilan luar tanpa memeriksa hal-hal penting.
Berikut beberapa hal yang wajib diketahui sebelum membeli mobil bekas agar tidak boncos di kemudian hari, dikutip dari laman tugu.com:
1.Survey langsung
Saat memutuskan akan membeli mobil bekas, pastikan kamu melakukan survei langsung ke dealer atau pihak perorangan yang menjual unit mobil tersebut. Ini merupakan cara efektif yang bisa dilakukan untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas. Dengan melakukan survei langsung, kamu bisa mengecek keadaan mesin, bodi, serta dokumen penting seperti STNK dan BPKB mobil bekas tersebut.
2.Cek performa dan bagian mesin
Selanjutnya, cek performa dan bagian mesin mobil bekas yang akan dibeli. Kamu bisa memeriksa sendiri bagian dalam kap mesin mobil. Kamu juga bisa menyalakan mesin mobil untuk memastikan semuanya bekerja dengan optimal. Selain itu, mintalah izin pada pihak dealer atau pemilik perorangan untuk melakukan uji coba kemudi mobil atau test drive. Cara ini bisa membantu kamu melihat performa dan suspensi mobil bekas yang akan dibeli.
3.Cek eksterior dan interior mobil
Jika performa dan bagian mesin sudah dicek, maka bagian selanjutnya yang perlu mendapat pengecekan adalah eksterior dan interior mobil. Di sini, kamu bisa memperhatikan setiap detail bodi mobil. Pastikan tidak ada bekas perbaikan atau kondisi cat bodi yang tidak merata. Biasanya, mobil bekas yang terawat dengan baik memiliki bodi eksterior dan interior yang mulus dan tanpa cacat. Jangan lupa, periksa juga kolong dan ruang bagasi mobil.
4.Ketahui riwayat servis
Mobil bekas juga bisa diketahui kualitasnya dari riwayat servis yang dilakukan. Jika mobil bekas rutin dirawat di bengkel resmi, artinya kondisi mesin dan lainnya orisinal dan dalam performa yang baik. Melalui buku servis juga kamu bisa melihat perawatan berkala yang dilakukan oleh pemilik sebelumnya. Apabila tercatat bahwa mobil pernah mengalami perbaikan total akibat kecelakaan, terendam banjir, atau tidak terawat dengan baik, sebaiknya carilah opsi mobil bekas lainnya.
5.Pastikan dokumen dan surat surat lengkap
Dokumen dan surat-surat mobil bekas juga wajib diperiksa kelengkapannya. Periksa kembali STNK dan BPKB yang diberikan untuk memastikan keasliannya. Ingat, dokumen dan surat-surat kendaraan akan mencantumkan nama pemilik aslinya dengan jelas. Dengan begitu, kamu bisa mudah menyelesaikan urusan balik nama dan administrasi jual-beli mobil bekas lainnya. Jika mobil bekas tidak dilengkapi dengan dokumen dan surat-surat lengkap, maka kamu wajib waspada karena bisa jadi unit kendaraan tersebut merupakan hasil curian.
6.Test drive
Terakhir, untuk meyakinkan diri saat membeli mobil bekas, coba lakukan test drive. Dealer atau penjual perorangan terpercaya akan mengizinkan calon pembeli untuk melakukan test drive. Tentu saja, kamu perlu membuat janji terlebih dulu sehingga pengetesan bisa dilakukan. Saat melakukan test drive, kamu bisa mengetahui kondisi mobil yang sebenarnya pada berbagai kondisi medan dan kecepatan.
7.Mencari informasi secara online
Apabila kamu awam perihal mobil, ketahui seluk-beluk mobil yang bisa kamu cari secara online melalui Google maupun YouTube. Kamu bisa mencari informasi terkait mesin dan hal-hal penting lainnya. Dengan mencari informasi terlebih dahulu, kamu bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Membeli mobil second tidak boleh terburu-buru. Jangan hanya tergoda harga murah atau tampilan kinclong. Pemeriksaan detail bisa menyelamatkan Anda dari kerugian besar di kemudian hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....