Perubahan Iklim dan Struktur Otak Manusia
- 18 Mei 2026 16:38 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Perubahan iklim diketahui memberikan dampak yang luas terhadap kehidupan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk pada aspek kesehatan. Mengutip dari laman polri.go.id adanya hubungan antara perubahan iklim pada masa lampau dengan perubahan biologis manusia, salah satunya terkait ukuran otak.
Penelitian terhadap sekitar 298 spesimen manusia yang hidup selama 50.000 tahun terakhir menunjukkan adanya variasi ukuran otak yang berkaitan dengan perubahan suhu global, kelembapan, dan curah hujan. Dalam kondisi suhu yang lebih hangat, rata-rata ukuran otak manusia cenderung lebih kecil dibandingkan pada periode yang lebih dingin.
Para peneliti juga mencatat bahwa pada periode tertentu, termasuk setelah Glasial Maksimum Terakhir sekitar 17.000 tahun lalu, terjadi penyusutan ukuran otak manusia yang cukup signifikan, yaitu lebih dari 10 persen. Perubahan ini diduga berkaitan dengan proses adaptasi manusia terhadap tekanan lingkungan dalam jangka panjang.
Menurut kajian tersebut, faktor lingkungan seperti suhu panas ekstrem, fluktuasi cuaca, hingga perubahan curah hujan dan kelembapan diduga menjadi pemicu utama perubahan ukuran otak. Bahkan, perubahan tersebut disebut terjadi dalam rentang waktu antara 5.000 hingga 17.000 tahun sebagai bagian dari proses evolusi manusia.
Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa keterkaitan antara ukuran otak dan kemampuan kognitif manusia modern masih perlu diteliti lebih lanjut. Dampak perubahan ukuran otak terhadap fungsi kognitif manusia saat ini belum dapat disimpulkan secara pasti.
Selain itu, perubahan iklim di era modern juga diketahui berdampak pada kesehatan manusia, termasuk meningkatnya risiko gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem, gelombang panas, serta polusi udara yang dapat memengaruhi fungsi kognitif, daya ingat, hingga kesehatan mental.
Dengan meningkatnya tren pemanasan global saat ini, para peneliti menilai penting untuk terus memahami dampak jangka panjang perubahan iklim, tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap kesehatan dan adaptasi manusia.
(Sumber:tribratanews.polri.go.id)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....