Renungan Katolik: Kepenuhan Sukacita Kita dalam Yesus
- 07 Mei 2026 07:25 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado: Bacaan Injil hari ini, Kamis 07 Mei 2026, berdasarkan Kalender Liturgi Gereja Katolik adalah Yohanes 15:9-11. Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”
Mengutip renungan yang ditulis Pastor Revi Tanod, Pr, dengan judul "Kepenuhan Sukacita Kita Dalam Yesus" dikatakan sebagai manusia biasa kita menyadari begitu mudahnya sukacita dan kebahagiaan kita lepas begitu saja dan tak dapat bertahan lama. Suasana hati kita sangat tergantung mood. Perubahan cuaca saja bisa menghilangkan sukacita kita, apalagi ketika kita mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari orang lain. Mengalami penolakan dan merasa tidak dihargai. Semuanya ini membuat kita kecil hati, sedih, kecewa dan patah semangat. Di pihak lain, kita akan bersukacita ketika mendapatkan pujian oleh keberhasilan serta pencapaian kita. Kita merasa bahagia karena dihargai dan mendapatkan puja puji. Namun ketika semuanya itu pergi, hilang juga sukacita kita.
Yesus telah mengalami betapa rapuhnya hati manusia bila tak punya cinta yang dalam, iman yang teguh, harapan yang kokoh.
Yesus ingin agar sukacitaNya ada dalam kita dan sukacita kita menjadi penuh. Sukacita ini tak lekang oleh waktu, tak berubah oleh suasana sekitar, dan tertanam kuat dalam hati. Yesus menimba sukacitaNya yang penuh dari Allah Bapa yang sangat mencintaiNya. Yesus menghendaki agar sukacitaNya menjadi milik kita seutuhnya karena cintaNya yang tak pernah berkesudahan.
Kata Paulus, “tidak ada sesuatupun yang akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Rom 8:39).
Tinggallah selalu dalam kasih Yesus. Peganglah janjiNya dan jangan biarkan apapun atau siapapun mengambil sukacita iman ini dari hidup kita. Apapun yang terjadi, cinta Yesus tak akan pernah berubah, kata Pastor Revi menutup renungannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....