Tips Mencegah Mabuk Perjalanan saat Bepergian
- 06 Mei 2026 05:10 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Mabuk perjalanan menjadi salah satu keluhan yang sering dialami masyarakat saat bepergian jauh, baik menggunakan mobil, bus, kapal, maupun pesawat. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa mual, pusing, hingga muntah yang dapat mengganggu kenyamanan selama perjalanan.
Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi polri.go.id mabuk perjalanan terjadi akibat ketidaksesuaian sinyal yang diterima otak. Saat mata melihat suatu hal, otot tubuh merasakan gerakan berbeda, dan telinga bagian dalam juga mendeteksi kondisi lain, otak menjadi bingung dalam memproses informasi tersebut. Ketidaksinkronan ini akhirnya memicu rasa pusing dan tidak nyaman.
Selain itu, gerakan berulang selama perjalanan, seperti kendaraan yang melewati jalan bergelombang atau ombak saat berada di kapal, turut memperparah kondisi mabuk perjalanan. Hal ini menyebabkan tubuh sulit beradaptasi sehingga menimbulkan gejala mual.
Untuk mencegah mabuk perjalanan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah memastikan tubuh dalam kondisi fit dengan istirahat yang cukup sebelum berangkat. Posisi duduk juga berpengaruh, disarankan memilih tempat duduk di bagian depan kendaraan dan menghadap ke arah jalan agar tubuh lebih mudah menyesuaikan dengan pergerakan.
Selama perjalanan, hindari aktivitas yang dapat memperburuk kondisi seperti membaca atau bermain ponsel. Kedua aktivitas ini dapat memperparah konflik sinyal antara mata dan tubuh. Selain itu, penggunaan aromaterapi seperti minyak mint atau kayu putih dapat membantu meredakan rasa mual.
Mengonsumsi obat anti-mabuk juga menjadi pilihan bagi sebagian orang. Obat ini sebaiknya diminum sekitar 30 hingga 60 menit sebelum perjalanan dimulai agar memberikan efek maksimal.
Asupan makanan dan minuman juga tidak kalah penting. Minum air putih secara cukup dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mencegah sakit kepala yang sering menyertai mual. Namun, dianjurkan untuk minum secara perlahan agar tidak menyebabkan perut kembung.
Beberapa jenis makanan juga diketahui dapat membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan. Jahe, misalnya, memiliki manfaat untuk meredakan mual dan menenangkan lambung. Konsumsi jahe dapat dilakukan dalam bentuk minuman hangat.
Selain itu, peppermint juga efektif dalam membantu mengatasi gangguan pencernaan. Aroma minyak peppermint dapat memberikan efek menenangkan dan mengurangi rasa mual selama perjalanan.
Makanan ringan seperti biskuit juga dianjurkan karena rasanya yang cenderung hambar dan kandungan patinya yang dapat membantu menenangkan perut. Biskuit bisa menjadi pilihan praktis untuk dibawa selama perjalanan.
Kapulaga juga dikenal sebagai bahan alami yang dapat meredakan mual. Mengunyah satu butir kapulaga dipercaya mampu mengurangi sensasi ingin muntah.
Sementara itu, kacang-kacangan yang rendah lemak dan tinggi protein dapat membantu menjaga energi tubuh tetap stabil selama perjalanan. Buah pisang juga menjadi pilihan tepat karena mampu mengembalikan kadar potasium dalam tubuh yang hilang akibat dehidrasi atau muntah.
Dengan menerapkan berbagai langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan dengan lebih nyaman dan terhindar dari mabuk perjalanan, terutama saat musim mudik atau liburan panjang.(Sumber:tribratanews.polri.go.id)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....