RHK Senin, 6 April 2026: Yesus Bangkit, Bumi Pun Goncang (Matius 28:2-3)

  • 06 Apr 2026 08:55 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Peristiwa kebangkitan Yesus Kristus menjadi bukti nyata bahwa Dia adalah Anak Allah yang hidup, Tuhan sejati yang berkuasa atas maut dan kehidupan. Dalam Matius 28:2-3, kebangkitan Kristus digambarkan dengan tanda alam yang dahsyat, yakni gempa bumi hebat saat malaikat Tuhan turun dari langit dan menggulingkan batu penutup kubur.

Firman Tuhan menegaskan, “Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.” Ayat ini menunjukkan bahwa seluruh alam semesta turut menyaksikan kemuliaan kebangkitan Sang Juruselamat.

Kebangkitan Yesus menegaskan kuasa ilahi-Nya. Sebagai manusia, Yesus memang mengalami kematian di kayu salib, tetapi sebagai Tuhan, Ia hidup untuk selama-lamanya. Tidak ada manusia lain yang bangkit oleh kuasanya sendiri selain Yesus Kristus. Karena itu, Dia disebut sebagai sumber kebangkitan dan sumber kehidupan bagi umat manusia.

Kuasa Kristus atas alam sebenarnya telah dinyatakan sejak peristiwa penyaliban. Saat Yesus wafat, langit menjadi gelap gulita pada siang hari, bumi berguncang, bukit-bukit batu terbelah, dan tabir Bait Suci terbelah dua dari atas ke bawah. Semua tanda itu menjadi kesaksian bahwa alam tunduk kepada Sang Pencipta.

Peristiwa serupa kembali terjadi pada hari kebangkitan-Nya. Ketika Maria Magdalena dan Maria yang lain datang ke kubur untuk meminyaki tubuh Yesus, mereka dikejutkan oleh kehadiran malaikat Tuhan. Saat batu kubur digulingkan, terjadilah gempa bumi yang hebat. Tanda alam ini menjadi penegasan bahwa maut tidak mampu menahan kuasa Kristus.

Wajah malaikat yang bagaikan kilat dan pakaiannya putih seperti salju melambangkan kemuliaan surgawi. Melalui peristiwa ini, Allah menyatakan kasih dan kuasa-Nya kepada dunia, bahwa Yesus telah bangkit, mengalahkan maut, menghancurkan kuasa dosa, dan membuka jalan keselamatan bagi umat manusia.

Pesan firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa Allah dapat memakai apa saja untuk menyatakan kemuliaan-Nya, termasuk alam semesta. Semua itu dilakukan demi menyatakan kasih-Nya yang besar kepada manusia. Karena itu, respons iman yang benar adalah hidup takut akan Tuhan, setia, dan taat melakukan firman-Nya dalam setiap langkah kehidupan.

Selagi masih ada kesempatan, setiap orang percaya diajak untuk hidup sesuai kehendak Tuhan, agar terus menikmati kasih karunia, berkat yang melimpah, dan pada akhirnya memperoleh kebahagiaan kekal bersama Kristus di sorga mulia.

Terpujilah Kristus untuk selama-lamanya. Amin.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....