Lebih Sekadar Ekspresi, Rahasia Kebahagiaan di Balik Pelukan

  • 05 Apr 2026 20:32 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Pelukan hangat bukan sekadar ungkapan kasih sayang fisik, tetapi juga memiliki manfaat klinis yang signifikan bagi kesehatan mental dan fisik manusia. Berpelukan telah terbukti mampu menurunkan kadar hormon stres serta meningkatkan hormon kebahagiaan, menjadikannya salah satu bentuk interaksi sosial yang sehat dan bermanfaat.

Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi polri.go.id berpelukan bisa membuat seseorang merasa lebih bahagia dan mengurangi perasaan kesepian. Saat berpelukan, tubuh melepaskan hormon oksitosin, dopamin, dan serotonin. Hormon-hormon ini dikenal luas mampu meningkatkan suasana hati, memberikan rasa nyaman, serta memicu kebahagiaan.

Sentuhan memiliki peran yang signifikan dalam meredakan rasa sakit, depresi, dan kecemasan. Efek positif dari sentuhan ini tidak hanya terbatas pada satu kelompok usia. Anak-anak maupun orang dewasa sama-sama dapat merasakan manfaatnya.

Sentuhan Singkat dan Sering Ternyata Lebih Baik

Jenis sentuhan mulai dari pelukan hingga pijatan tidak terlalu penting. Namun, sentuhan yang lebih singkat dan lebih sering justru mendapat respons yang lebih positif dari tubuh. Hal ini menunjukkan bahwa keintiman fisik yang konsisten, meski singkat, memiliki efek yang lebih signifikan dibandingkan satu sentuhan panjang namun jarang dilakukan.

Fakta menarik lainnya adalah bahwa sentuhan dari benda mati, seperti selimut berbobot, bantal, atau robot, memang bisa memberikan manfaat bagi kesehatan fisik. Namun, untuk kesehatan mental, sentuhan dari manusia atau hewan jauh lebih efektif. Interaksi fisik yang melibatkan kehadiran nyata seseorang mampu membangkitkan hormon kebahagiaan dengan cara yang benda mati tidak dapat lakukan.

Manfaat Sentuhan bagi Bayi dan Orang Dewasa

Manfaat sentuhan juga sangat terasa pada bayi yang baru lahir, bayi yang sering disentuh oleh orang tua cenderung lebih tenang, lebih mudah tidur, dan memiliki ikatan emosional yang lebih kuat. Seiring bertambahnya usia, pengaruh sentuhan dari orang yang kita kenal baik atau tidak menjadi lebih fleksibel. Meski begitu, sentuhan dari orang terdekat tetap memiliki dampak emosional yang lebih mendalam.

Cuddles: Keintiman Fisik yang Menenangkan

Dalam bahasa Inggris, istilah “cuddles” merujuk pada tindakan memeluk atau mendekap seseorang dengan erat dalam pelukan yang hangat dan menenangkan. Aktivitas ini sering melibatkan bersandar atau meringkuk bersama. Lebih dari sekadar gestur romantis, cuddles telah terbukti secara ilmiah memberikan berbagai manfaat signifikan bagi kesehatan fisik dan mental.

Berpelukan dapat mengurangi stres, memperkuat ikatan emosional, dan meningkatkan rasa aman. Cuddles bukan hanya untuk pasangan, tetapi juga dapat terjadi antara anggota keluarga, teman, atau bahkan antara manusia dan hewan peliharaan. Inti dari cuddles adalah koneksi, kehangatan, dan rasa aman yang tercipta melalui kedekatan fisik.

Dengan berbagai manfaat kesehatan yang ditawarkan, kebiasaan berpelukan menjadi salah satu cara sederhana untuk meningkatkan kualitas hidup. Baik dengan pasangan, orang tua, anak, maupun teman dekat, pelukan hangat bisa menjadi sarana untuk menjaga kesehatan mental dan emosional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....