Jemaat GMIM Petra Poopoh Hayati Makna Ibadah Jumat Agung

  • 04 Apr 2026 16:04 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Jemaat GMIM Petra Poopoh melaksanakan Ibadah Jumat Agung dengan penuh khidmat sebagai bagian dari perenungan atas sengsara dan pengorbanan Yesus Kristus, Jumat (3/4-2026)

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Marcel Wayong dengan pembacaan Alkitab dari Ibrani 10:1-18 yang mengangkat tema: “Kita Telah Dikuduskan Satu Kali Untuk Selama-lamanya Oleh Persembahan Tubuh Yesus Kristus.”

Dalam khotbahnya, Pdt. Marcel Wayong menekankan bahwa pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib merupakan karya keselamatan yang sempurna dan tidak perlu diulang. Melalui satu kali persembahan tubuh-Nya, umat manusia telah dikuduskan dan diperdamaikan dengan Allah.

Ia mengajak seluruh jemaat untuk memahami makna sejati dari pengorbanan Kristus, bukan hanya sebagai peristiwa sejarah, tetapi sebagai dasar hidup iman yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ibadah Jumat Agung mengingatkan kita bahwa keselamatan adalah anugerah. Oleh karena itu, sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk hidup dalam kekudusan dan ketaatan kepada Tuhan,” ungkapnya.

Suasana ibadah berlangsung penuh penghayatan, di mana jemaat mengikuti setiap rangkaian liturgi dengan sikap hening dan reflektif. Momentum ini menjadi kesempatan bagi jemaat untuk merenungkan kasih Allah yang besar melalui pengorbanan Yesus Kristus di salib.

Melalui perayaan Jumat Agung ini, diharapkan iman jemaat semakin diteguhkan dan mampu menghidupi nilai-nilai pengorbanan, kasih, dan pengampunan dalam kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....