RHK Kamis, 2 April 2026: Penghasut yang Dengki pada Kebenaran

  • 02 Apr 2026 14:26 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado: Renungan Harian Keluarga (RHK) Kamis, 2 April 2026 dari Markus 15:10-12 menyoroti bagaimana kebenaran Yesus dikalahkan oleh hasutan, iri hati, dan tekanan massa. Perikop ini menjadi cermin tentang bahaya dengki yang mampu membelokkan keadilan. Dalam Markus 15:10-12, Pilatus memahami dengan jelas bahwa Yesus diserahkan oleh imam-imam kepala bukan karena kesalahan, melainkan karena dengki. Baik Pilatus maupun Herodes tidak menemukan pelanggaran apa pun yang dapat dijadikan dasar untuk menghukum Yesus.

Meski demikian, kebenaran tidak mampu menembus kebrutalan massa yang telah dihasut. Para imam kepala, ahli Taurat, dan tua-tua Yahudi terus memengaruhi orang banyak agar meminta pembebasan Barabas, seorang pembunuh dan pemberontak, sementara Yesus yang benar justru didesak untuk dihukum.

Pilatus berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, ia mengetahui bahwa Yesus tidak bersalah. Di sisi lain, ia menghadapi tekanan massa yang semakin tidak terkendali dan berpotensi memicu kerusuhan. Demi menjaga stabilitas serta mengamankan jabatannya, Pilatus akhirnya memilih mengikuti desakan orang banyak.

Pertanyaan Pilatus kepada massa, “Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan orang yang kamu sebut raja orang Yahudi ini?” menjadi gambaran bagaimana seorang pemimpin dapat terjebak dalam permainan opini publik dan tekanan politik.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa hasutan yang lahir dari dengki mampu membungkam suara kebenaran. Yesus yang telah melakukan banyak kebaikan justru dijadikan korban dari kepentingan kelompok yang merasa terusik oleh ajaran dan pengaruh-Nya.

Renungan ini mengajak umat untuk bercermin pada realitas kehidupan sehari-hari. Sikap para penghasut dan keputusan Pilatus sering kali hadir dalam berbagai bentuk: membenarkan diri sendiri, memanfaatkan orang lain sebagai tameng, atau mengorbankan kebenaran demi keamanan posisi.

Menjelang perayaan Jumat Agung, umat diajak semakin menghayati kasih Kristus yang rela menyerahkan diri sebagai tebusan dosa manusia. Kesetiaan memikul salib demi kebenaran menjadi panggilan iman, dengan keyakinan bahwa Tuhan akan memelihara dan memberkati setiap langkah orang yang tetap setia pada firman-Nya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....