Inilah Asal Usul Bahasa yang Kita Pakai
- 27 Mar 2026 14:45 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Setiap hari jutaan orang Indonesia berbicara, menulis, dan berpikir menggunakan bahasa Indonesia tanpa pernah bertanya dari mana sebenarnya bahasa ini berasal. Jawabannya cukup mengejutkan. Bahasa Indonesia bukan lahir dari tanah Jawa yang paling banyak penduduknya, bukan pula dari bahasa suku terbesar mana pun di Nusantara.
Sebuah kajian ilmiah yang ditulis oleh Samuel Mamonto dan diterbitkan dalam Journal on Education Volume 5 Nomor 3 pada tahun 2023 mengungkap bahwa bahasa Indonesia berakar dari bahasa Melayu yang telah dipakai sebagai alat komunikasi lintas suku selama berabad-abad, bukan karena jumlah penuturnya yang terbesar, melainkan karena kemampuannya menjadi jembatan antara ratusan suku yang berbeda. Penelitian tersebut juga mencatat bahwa bahasa Melayu sudah menjadi bahasa resmi Kerajaan Sriwijaya sejak abad ke-7, dibuktikan oleh prasasti Kedukan Bukit tahun 683 Masehi yang ditemukan di Palembang.
Temuan lain yang tidak kalah menarik hadir dari penelitian Amanan yang dimuat dalam Jurnal Ensiklopedia of Journal Volume 5 Nomor 3 tahun 2023, yang menelusuri bahwa perjalanan bahasa Melayu menuju bahasa Indonesia melewati beberapa kerajaan besar, mulai dari Sriwijaya, Malaka, hingga Kerajaan Riau Lingga tempat Raja Ali Haji menjadikan bahasa Melayu Riau sebagai standar baku. Bahasa inilah yang kemudian pada Kongres Pemuda pertama tanggal 2 Mei 1926 diusulkan oleh M. Tabrani untuk disebut sebagai bahasa Indonesia, dan resmi dikukuhkan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
Hal menarik lainnya diungkap oleh Jurnal Ilmiah Insan Mulia , bahwa pilihan bahasa Melayu sebagai dasar bahasa nasional juga dipengaruhi sifatnya yang netral secara politis dan kultural, serta kemampuannya menyerap kosakata asing dari bahasa Sanskerta, Portugis, Belanda, hingga Arab dengan sangat mudah. Kata seperti gereja, sabun, meja, dan jendela berasal dari bahasa Portugis, sementara raja, samudra, dan istri berasal dari bahasa Sanskerta.
Jadi bahasa yang kita gunakan sehari-hari ini sesungguhnya adalah perpaduan luar biasa dari ratusan tahun perjalanan sejarah, perdagangan, penjajahan, dan perjuangan. Bukan sekadar bahasa, melainkan bukti nyata bahwa Nusantara sudah lama menjadi persimpangan peradaban dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....