Renungan Katolik: Yesus Allah yang Kekal
- 26 Mar 2026 07:25 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado: Bacaan Injil hari ini, Kamis, 26 Maret 2026, berdasarkan Kalender Liturgi adalah Yohanes 8:51-59. Pada ayat 58-59 berbunyi "Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah'.
Mengutip Renungan yang ditulis oleh Pastor Revi Tanod, Pr dengan judul "Yesus Allah Yang Kekal", dikatakan bahwa kita yang hidup dalam dunia yang ditentukan oleh dimensi ruang dan waktu tentu saja sulit mengerti bahasa Tuhan yang melampaui ruang dan waktu. Abraham telah hidup ribuan tahun sebelumnya, dan sudah mati serta tidak ada lagi di dunia ini. Bagaimana mungkin Yesus yang usianya 30-33 tahun sudah ada sebelum Abraham ada? Bukankah tidak masuk akal? Jangan heran bahwa orang-orang Yahudi menganggap Yesus kerasukan setan. Kata mereka kepada Yesus, “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya,” kata Pastor Revi.
Sabda Yesus hanya bisa kita pahami dengan iman, yang dianugerahkan Allah bagi kita. Kehidupan kekal adalah kehidupan Allah yang menciptakan langit dan bumi hanya dengan bersabda. Oleh kasih karunia Allah, Sang Sabda Kekal telah menjelma menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Berbahagialah kita yang percaya kepada Kristus, Anak Allah yang datang ke dunia untuk mewahyukan hidup abadi bagi orang yang percaya kepadaNya.
Di minggu-minggu sengsara ini, kita bersyukur karena Yesus telah membuka misteri hidup kekal lewat sengsara, wafat dan kebangkitanNya. Melalui jalan salibNya, Yesus menuntun kita pada jalan yang harus kita tempuh untuk ambil bagian dalam kehidupan abadi bersama Bapa di surga dan semua yang dipilih Allah ambil bagian di dalamnya.
Mari kita jalani jalan salib kehidupan kita bersama Yesus, tetap taat dan setia, percaya dan berserah. Dia-lah Allah yang kekal yang menuntun kita untuk hidup bersamaNya selamanya, kata Pastor Revi menutup renungannya hari ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....