Memasuki Masa Sengsara Yesus, Patung & Salib di Gereja Katolik Ditutup Kain Ungu
- 23 Mar 2026 03:09 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado: Mulai hari Minggu, 23 Maret 2026, dalam tradisi gereja Katolik, semua patung dan salib Yesus dalam gereja ditutup dengan kain berwarna ungu. Hal tersebut menggambarkan bahwa Gereja memasuki masa sengsara Yesus. Masa Sengsara Yesus dimulai pada Minggu ke- 5 Masa Prapaskah, yang dikenal sebagai Minggu Sengsara, dan dari hari itu sampai Paskah, Gereja masuk lebih dalam lagi ke dalam Kisah Sengsara Tuhan Yesus dan membawa sengsara-Nya lebih dan lebih dalam lagi ke hadapan umat-Nya.
Dikutip dari katolisitas.org, liturgi mengesampingkan semua lambang suka cita dan menampilkan dalam kata dan perbuatan, kesedihan dan penitensi yang harus mengisi setiap jiwa orang Kristen pada saat merenungkan peristiwa- peristiwa akhir dalam kehidupan Kristus di dunia ini. Patung-patung dan gambar-gambar di altar gereja Katolik dan di sekitar gereja ditutup dengan kain ungu polos, kecuali gambar-gambar Jalan Salib.
Salib Tuhan Yesus ditutupi kain ungu sampai hari Jumat Agung, sedangkan patung- patung dan gambar- gambar lainnya tetap ditutup sampai pada saat Gloria pada Sabtu Suci. Hal tersebut untuk menunjukkan bahwa Gereja membungkus dirinya sendiri dan berkabung saat Tuhan sedang mempersiapkan diri untuk mengalami kesengsaraan dan kematian untuk menebus dunia.
Dengan semua tanda-tanda lahiriah dan upacara Masa Sengsara, umat beriman diingatkan bagaimana Tuhan dalam keilahian-Nya di sepanjang masa sengsara-Nya, dan dengan penglihatan dan pendengaran, para pendosa diingatkan agar bertobat dan menarik diri semakin jauh dari kesenangan- kesenangan duniawi, dengan mendevosikan diri semakin dalam kepada doa- doa Masa Prapaska dan merenungkan kisah sengsara Kristus yang telah wafat demi kasih-Nya kepada mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....