[Hoaks!] Kapal Pertamina Tidak Tertahan di Selat Hormuz

  • 23 Mar 2026 02:42 WIB
  •  Manado

RRI.co.id, Manado - Informasi yang beredar di media sosial terkait tidak adanya kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz dipastikan tidak benar. Klaim tersebut telah dikategorikan sebagai hoaks dalam klarifikasi resmi pemerintah.

Narasi yang beredar menyebutkan bahwa Angkatan Laut Iran mengizinkan dua kapal Pertamina melintas di Selat Hormuz pada 12 Maret 2026, sehingga dianggap tidak ada kapal yang tertahan di wilayah tersebut.

Namun, berdasarkan penelusuran fakta, klaim tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Hingga 10 Maret 2026, masih terdapat kapal milik PT Pertamina (Persero) yang tertahan di Selat Hormuz.

Dua kapal tersebut yakni VLCC Pertamina Pride yang mengangkut minyak mentah jenis light crude oil untuk kebutuhan dalam negeri, serta VLCC Gamsunoro yang membawa kargo milik pihak ketiga.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa dua kapal lain, yakni PIS Paragon dan PIS Rinjani, memang sempat melintas. Namun, keduanya tidak sedang membawa bahan bakar minyak untuk Indonesia, melainkan menuju Kenya dan India.

Dengan demikian, lolosnya dua kapal tersebut tidak bisa dijadikan dasar bahwa seluruh kapal Pertamina telah bebas melintas atau tidak ada yang tertahan.

Pertamina juga memastikan pasokan energi dalam negeri tetap aman dengan mengoperasikan sekitar 345 kapal pengangkut serta melakukan diversifikasi sumber pasokan minyak, termasuk dari kawasan Afrika dan Amerika.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi dari sumber resmi dan media kredibel.

Kesimpulan: Klaim bahwa tidak ada kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz adalah hoaks.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....