Catat! Panduan Lengkap Puasa Syawal dan Ketentuannya

  • 23 Mar 2026 02:24 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado- Kementerian Agama Republik Indonesia merilis panduan pelaksanaan puasa Syawal sebagai rujukan umat Islam setelah Hari Raya Idulfitri. Puasa Syawal merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan dan memiliki keutamaan besar.

Puasa ini dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal, dimulai setelah 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri. Umat Islam tidak diperbolehkan berpuasa pada hari pertama Syawal karena termasuk hari yang diharamkan untuk berpuasa.

Pelaksanaan puasa Syawal dapat dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah, sesuai dengan kemampuan masing-masing individu. Fleksibilitas ini diberikan agar umat tetap dapat menjalankan ibadah dengan optimal.

Selain itu, puasa Syawal dianjurkan dilakukan setelah menunaikan kewajiban mengganti (qadha) puasa Ramadan yang masih tertinggal, meskipun terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama terkait hal tersebut.

Secara tata cara, puasa Syawal tidak berbeda dengan puasa pada umumnya, yakni diawali dengan niat, menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, serta dianjurkan melaksanakan sahur dan berbuka sesuai sunnah.

Puasa Syawal memiliki keutamaan sebagai penyempurna ibadah Ramadan dan memberikan pahala besar, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan puasa enam hari di bulan Syawal.

Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti penetapan awal Syawal oleh pemerintah melalui sidang isbat guna menjaga keseragaman pelaksanaan ibadah di Indonesia.

Dengan adanya panduan ini, diharapkan umat Islam dapat menjalankan puasa Syawal secara tepat sesuai syariat serta menjaga konsistensi ibadah setelah Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....